Selama Ramadan, Jumlah Views Video di TikTok Naik 54 Persen

Selasa, 01 Februari 2022 - 18:39 WIB
loading...
Selama Ramadan, Jumlah Views Video di TikTok Naik 54 Persen
Pengguna TikTok lebih aktif membuat konten dan mengonsumsi konten selama Ramadan. Foto: dok TikTok
A A A
JAKARTA - Pengguna TikTok lebih aktif dalam mengonsumsi dan menghasilkan konten selama bulan Ramadan. Hal tersebut disampaikan oleh Head of Business Marketing, TikTok Indonesia Sitaresti Astarini. ”Komunitas TikTok terus melakukan eksplorasi konten seputar hiburan, inspirasi kreatif seputar Ramadan, hingga berbelanja,” ujar Sitaresti.

Melalui laporan "Ramadan 2022 with TikTok: Igniting Joy", jumlah views video meningkat hingga 54% selama Ramadan. Sementara jumlah konten yang diunggah bertambah hingga 31% selama bulan Ramadan tahun lalu dibandingkan dengan bulan lainnya.

Sitaresti mengatakan, ada alasan mengapa konsumsi konten selama Ramadan meningkat. ”Sebanyak 63% pengguna TikTok ingin melihat bagaimana orang lain merayakan Ramadan, sementara 57% pengguna butuh inspirasi untuk persiapan bulan puasa,” bebernya.



Konten-konten seputar hiburan, selebrasi, tips, hingga berbelanja menjadi yang paling digemari, seperti yang terlihat dari sejumlah tagar, antara lain #BerkahRamadhan, #OutfitLebaran, #KulinerRamadan, #BukaPuasa, dan lainnya.

Selain itu, menurut Sitaresti, konten yang memberi inspirasi bukan hanya datang dari pengguna. Namun juga dari brand. Ternyata 59% pengguna senang melihat ide resep/hadiah/pakaian dari brand saat mempersiapkan Ramadan.

Selama Ramadan, Jumlah Views Video di TikTok Naik 54 Persen

Selain itu, 9 dan 10 pengguna TikTok diketahui melakukan berbagai langkah setelah terpapar oleh konten iklan di TikTok. Antara lain mencari informasi lebih lanjut, mengklik video iklan, memberi komentar, hingga berbelanja.

Temuan ini pun diterapkan oleh LinkAja saat menjalankan kegiatan pemasaran di TikTok pada Ramadan tahun lalu.

Mereka menghadirkan empat kategori seputar Ramadan di TikTok, yaitu entertainment, tradisi memberi hadiah, kebiasaan Ramadan, dan perayaan Lebaran, LinkAja berhasil mengalami pertumbuhan user sebesar 2,6 kali lebih banyak bila dibanding kuartal sebelum Ramadan.

Fakta lain, sebanyak 31% pengguna berbelanja kebutuhan puasa dua sampai tiga minggu sebelum Ramadan dimulai. Sementara 24% di antaranya mulai berbelanja seminggu sebelumnya.

Adapun lebih dari setengah pengguna TikTok juga lebih memilih metode belanja online untuk memenuhi kebutuhan puasa mereka.

Sementara itu, brand seperti Lazada mengaku mendapatkan lebih dari 265 juta video views dan menarik partisipasi pengguna 13 kali lipat dari target lewat kampanye Ramadan Lebih Berarti di TikTok.

”Konten kreatif, relatable, dan bermakna jadi kunci utama memenangkan konsumen TikTok, khususnya pada Ramadan tahun ini,” tutup Sitaresti.
(dan)
Baca Berita Terkait Lainnya
Copyright ©2024 SINDOnews.com
All Rights Reserved
read/ rendering in 0.2315 seconds (0.1#10.140)