Restorasi Lahan Gambut Indonesia Berada di Jalur yang Tepat, Hutan Bakau Masih Macet

Selasa, 01 Februari 2022 - 13:25 WIB
loading...
A A A
“Katakanlah saya memiliki 10 hektare tambak ikan dan udang, dan tiba-tiba BRGM mendatangi saya dan memberi tahu saya bahwa mereka ingin merehabilitasi hutan bakau. Tentu saja saya akan mengatakan tidak, karena saya akan kehilangan tambak ikan dan udang saya,” tutur Ilman.

Tahun ini, pemerintah Indonesia berencana merestorasi 300.000 hektare lahan gambut dan 228.200 hektare hutan bakau. Angka bakau hampir tujuh kali lipat dari luas yang direstorasi pada tahun 2021. Untuk mencapai peningkatan ini, BRGM mengatakan akan mengadopsi pendekatan serupa untuk restorasi lahan gambut, dengan mempertimbangkan seluruh lanskap dan harus memperhitungkan tanah yang digunakan untuk tujuan yang berbeda.

Kepala BRGM Hartono mengatakan, pembukaan lahan di satu lokasi kawasan mangrove akan berdampak pada lokasi lainnya. Dalam lanskap mangrove, berbagai penggunaan lahan dapat dari silvofishery hingga ekowisata.

Ilman mengatakan, agar silvofishery dapat dilaksanakan masyarakat lokal, mereka harus diberi akses ke bagian lanskap mangrove yang dikhususkan untuk budidaya udang dan ikan. Dia mengatakan YKAN saat ini sedang mencoba metode baru ini di lokasi mangrove seluas 10 hektare di Kabupaten Berau, Provinsi Kalimantan Timur.

Seperlima dari situs tersebut didedikasikan untuk budidaya udang, sementara sisanya sedang direhabilitasi. “Di lahan seluas 2 hektare ini, warga bisa fokus membudidayakan udang tanpa direpotkan dengan daun-daun yang membusuk dari pohon bakau. Sementara, di sisa 8 hektare, kita biarkan tumbuh dan aliran air kembali seperti semula,” katanya.
(wib)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Revolusi Transparansi...
Revolusi Transparansi di Hutan Indonesia: Sakala Menjawab Tantangan Kejujuran Data Iklim Lewat Teknologi MRV
Hutan Purba Ditemukan,...
Hutan Purba Ditemukan, Ilmuwan Yakin Dihuni Spesies Hewan Misterius
Hidup di Pedalaman Hutan,...
Hidup di Pedalaman Hutan, Suku Ngai Tahu Sukses Kembang Biakan Hewan Purba Ini
Miris, Pengamat Sebut...
Miris, Pengamat Sebut Kemampuan Pohon Serap CO2 Terus Berkurang
Suara Pando, Organisme...
Suara Pando, Organisme Tertua di Bumi Berhasil Direkam
Kekayaan Alam Dieksploitasi,...
Kekayaan Alam Dieksploitasi, Suku Pedalaman Amazon Bantai Perusak Hutan
Menuju Tata Kelola Pesisir...
Menuju Tata Kelola Pesisir Terintegrasi, Pemerintah Dorong Mangrove sebagai Solusi Berbasis Alam
Miliki 23% Mangrove...
Miliki 23% Mangrove Dunia, Menhut Dorong Penguatan Kolaborasi Riset dan Inovasi
Ketua DPKLTS Dorong...
Ketua DPKLTS Dorong Pemulihan Hutan dan DAS demi Tekan Risiko Bencana di Jabar
Rekomendasi
Sebaik-baikya Puasa...
Sebaik-baikya Puasa Setelah Ramadan, Ternyata Puasa Muharram!
Dikhianati Suami, Shiena...
Dikhianati Suami, Shiena Bangkit Bongkar Perselingkuhan di Microdrama V+Short Replaceable
Rueibin Chen Sebut Tampil...
Rueibin Chen Sebut Tampil di Indonesia sebagai Impian, Siap Hibur Pecinta Musik Klasik Jakarta
Berita Terkini
Trump T1 Phone Ternyata...
Trump T1 Phone Ternyata HTC U24 Pro Buatan China: Ini Bukti Teardown-nya
Kantongi Laba Rp33,72...
Kantongi Laba Rp33,72 Miliar, Elitery (ELIT) Fokus Kembangkan AI dan Cybersecurity
Perkuat Transformasi...
Perkuat Transformasi dan ESG, TelkomGroup Rilis Laporan Keberlanjutan 2025 untuk Masa Depan Digital
Fasilitasi Pasar Sekunder...
Fasilitasi Pasar Sekunder Esports, HIDDEN SUPPLY Kelola Transaksi Aset Tak Berwujud
Perkuat Transformasi...
Perkuat Transformasi Industri, Hypernet Technologies Perkokoh Kemitraan Strategis di Bravo 500 Summit 2026
Facebook Luncurkan Mode...
Facebook Luncurkan Mode Pencarian AI, Begini Cara Pakainya
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved