Ilmuwan China Kembangkan Rahim Buatan dengan Teknologi AI
Selasa, 01 Februari 2022 - 11:06 WIB
loading...
A
A
A
Dengan diizinkannya penelitian ini, ahli biologi mengembangkan embrio selama lebih dari 14 hari dengan tinjauan etika yang ketat. Perangkat ini melibatkan sistem wadah cairan yang kompleks, tempat embrio berkembang, dibantu oleh serangkaian pengontrol cairan dan dilengkapi dengan oksigen.
BACA JUGA: Cara Melihat Passworrd Akun Gmail Sendiri dengan Mudah
Di atas kultur adalah perangkat optik yang mampu memperbesar embrio dan memantaunya dengan detail. Ini juga akan memberikan informasi pertumbuhan penting kepada pengasuh yang digerakan dengan kecerdasan batan.
Berdasarkan informasi ini, AI bahkan dapat menentukan peringkat embrio pada kesehatan dan potensi secara keseluruhan, jika para peneliti menginginkannya.
Saat ini penelitian dilakukan pada embrio tikus atau hewan lainnya. Karena hukum internasional melarang eksperimen semacam itu dilakukan pada manusia.
BACA JUGA: Cara Melihat Passworrd Akun Gmail Sendiri dengan Mudah
Di atas kultur adalah perangkat optik yang mampu memperbesar embrio dan memantaunya dengan detail. Ini juga akan memberikan informasi pertumbuhan penting kepada pengasuh yang digerakan dengan kecerdasan batan.
Berdasarkan informasi ini, AI bahkan dapat menentukan peringkat embrio pada kesehatan dan potensi secara keseluruhan, jika para peneliti menginginkannya.
Saat ini penelitian dilakukan pada embrio tikus atau hewan lainnya. Karena hukum internasional melarang eksperimen semacam itu dilakukan pada manusia.
(ysw)
Lihat Juga :