Danau Kivu di Rwanda-Kongo, Surga Pembunuh yang Menyimpan Rahasia Mematikan
Kamis, 27 Januari 2022 - 12:44 WIB
loading...
A
A
A
Letusan limnik Danau Nyos menjadi bencana besar karena mencekik lebih dari 1.700 orang akibat pelepasan gas karbon dioksida yang beracun. Padahal bencana ini terjadi di daerah pedesaan, sedangkan di sekitar Danau Kivu ada 2 juta orang akan berpotensi terancam bencana serupa.
Makanya, ketika terjadi letusan Gunung Nyiragongo yang berada di Utara Danau Kivu pada Mei 2021, menimbulkan kekhawatiran besar. Terutama para pekerja dan insinyur pembangkit listrik terapung di Danau Kivu. Bukan lahar yang dimuntahkan Gunung Nyiragongo yang dikhawatirkan, tapi getaran hebat yang dikirimkan letusan gunung berapi itu ke Danau Kivu yang ditakutkan.
“Getaran itu bisa memicu letusan limnik yang menyebabkan ledakan besar gas dari perairan dalam ke permukaan. Ini mengakibatkan gelombang besar dan awan gas beracun yang akan membahayakan nyawa jutaan orang. Inilah yang kami sebut danau pembunuh,” kata Darchambeau, manajer lingkungan di KivuWatt, perusahaan pembangkit listrik terapung di Danau Kivu.
Baca juga; 2 Tahun Mengering, Danau Oroville Kembali Digenangi Air Setinggi 27 Meter
![Danau Kivu di Rwanda-Kongo, Surga Pembunuh yang Menyimpan Rahasia Mematikan]()
KivuWatt tidak mungkin menghentikan operasi karena memiliki konsekuensi serius bagi Rwanda. KivuWatt menghasilkan sekitar 30 persen listrik setiap tahun untuk negara di Afrika Timur itu. Perusahaan Amerika ContourGlobal, yang memiliki KivuWatt, mengoperasi pembangkit listrik di Danau Kivu pada tahun 2015.
KivuWatt, merupakan satu-satunya pembangkit listrik di dunia, yang memanfaatkan gas yang melimpah dari Danau Kivu. Platform apung unik KivuWatt, memompa air yang jenuh mengandung karbon dioksida dan metana dari kedalaman sekitar 350 meter ke permukaan. Saat naik, air dan gas akan terpisah saat tekanan berubah.
Makanya, ketika terjadi letusan Gunung Nyiragongo yang berada di Utara Danau Kivu pada Mei 2021, menimbulkan kekhawatiran besar. Terutama para pekerja dan insinyur pembangkit listrik terapung di Danau Kivu. Bukan lahar yang dimuntahkan Gunung Nyiragongo yang dikhawatirkan, tapi getaran hebat yang dikirimkan letusan gunung berapi itu ke Danau Kivu yang ditakutkan.
“Getaran itu bisa memicu letusan limnik yang menyebabkan ledakan besar gas dari perairan dalam ke permukaan. Ini mengakibatkan gelombang besar dan awan gas beracun yang akan membahayakan nyawa jutaan orang. Inilah yang kami sebut danau pembunuh,” kata Darchambeau, manajer lingkungan di KivuWatt, perusahaan pembangkit listrik terapung di Danau Kivu.
Baca juga; 2 Tahun Mengering, Danau Oroville Kembali Digenangi Air Setinggi 27 Meter

KivuWatt tidak mungkin menghentikan operasi karena memiliki konsekuensi serius bagi Rwanda. KivuWatt menghasilkan sekitar 30 persen listrik setiap tahun untuk negara di Afrika Timur itu. Perusahaan Amerika ContourGlobal, yang memiliki KivuWatt, mengoperasi pembangkit listrik di Danau Kivu pada tahun 2015.
KivuWatt, merupakan satu-satunya pembangkit listrik di dunia, yang memanfaatkan gas yang melimpah dari Danau Kivu. Platform apung unik KivuWatt, memompa air yang jenuh mengandung karbon dioksida dan metana dari kedalaman sekitar 350 meter ke permukaan. Saat naik, air dan gas akan terpisah saat tekanan berubah.
Lihat Juga :