Belum Terungkap Sampai Sekarang, Fenomena Badai Bola Petir Sudah Diamati 750 Tahun Lalu
Kamis, 27 Januari 2022 - 10:09 WIB
loading...
Fenomena alam yang disebut Bola Petir (ball lightning), biasanya terkait dengan badai petir, ternyata sudah diamati dan ditulis sejak 750 tahun lalu. Foto/Phys/Mircea Goia
A
A
A
LONDON - Fenomena alam yang disebut Bola Petir (ball lightning), biasanya terkait dengan badai petir , belum dapat dijelaskan secara detail sampai sekarang. Namun, fenomena badai mengerikan ini ternyata sudah diamati dan ditulis sejak 750 tahun lalu.
Badai Bola Petir termasuk fenomena cuaca langka yang biasa terjadi di daratan Inggris. Bola Petir, biasanya digambarkan sebagai objek bola terang dengan diameter rata-rata 25 sentimeter, tetapi kadang-kadang hingga beberapa meter.
Baru-baru ini, fisikawan Inggris menemukan laporan paling awal tentang fenomena cuaca langka Bola Petir di Inggris. Fisikawan Inggris, Profesor Emeritus Brian Tanner dan sejarawan Profesor Giles Gasper dari Universitas Durham, menemukan catatan itu saat menjelajahi teks abad pertengahan yang ditulis sekitar 750 tahun yang lalu.
Baca juga; Kisah Ki Ageng Selo Sang Penakluk Petir dan Anti Kesambet
Catatan, oleh biarawan Benediktin abad ke-12 Gervase dari Biara Katedral Gereja Kristus, Canterbury, mendahului deskripsi paling awal yang diketahui tentang Bola Petir yang tercatat di Inggris selama hampir 450 tahun. Temuan ini dipublikasikan dalam jurnal Royal Meteorological Society, Weather.
Badai Bola Petir termasuk fenomena cuaca langka yang biasa terjadi di daratan Inggris. Bola Petir, biasanya digambarkan sebagai objek bola terang dengan diameter rata-rata 25 sentimeter, tetapi kadang-kadang hingga beberapa meter.
Baru-baru ini, fisikawan Inggris menemukan laporan paling awal tentang fenomena cuaca langka Bola Petir di Inggris. Fisikawan Inggris, Profesor Emeritus Brian Tanner dan sejarawan Profesor Giles Gasper dari Universitas Durham, menemukan catatan itu saat menjelajahi teks abad pertengahan yang ditulis sekitar 750 tahun yang lalu.
Baca juga; Kisah Ki Ageng Selo Sang Penakluk Petir dan Anti Kesambet
Catatan, oleh biarawan Benediktin abad ke-12 Gervase dari Biara Katedral Gereja Kristus, Canterbury, mendahului deskripsi paling awal yang diketahui tentang Bola Petir yang tercatat di Inggris selama hampir 450 tahun. Temuan ini dipublikasikan dalam jurnal Royal Meteorological Society, Weather.
Lihat Juga :