Legenda Kebun Binatang Atlanta, Ozzie Gorila Jantan Tertua di Dunia Mati

Rabu, 26 Januari 2022 - 09:58 WIB
loading...
Legenda Kebun Binatang...
Gorila jantan tertua di dunia, Ozzie, mati di Kebun Binatang Atlanta pada Selasa 25 Januari 2022 waktu setempat. Foto/sputniknews
A A A
GEORGIA - Gorila jantan tertua di dunia, Ozzie, mati di Kebun Binatang Atlanta pada Selasa 25 Januari 2022 waktu setempat. Penyebab kematian gorila ini masih belum diketahui, Kebun Binatang Universitas Georgia dan Layanan Patologi Hewan Eksotis di Fakultas Kedokteran Hewan segera melakukan nekropsi, atau otopsi non-manusia untuk mengetahui penyebabnya.

Ozzie meninggal pada usia 61 tahun, usia yang cukup terhormat untuk spesies tersebut, yang cenderung hidup hanya 35-40 tahun di alam liar. Ozzie adalah gorila tertua di Kebun Binatang Atlanta dan gorila tertua ketiga di dunia.

Pihak kebun binatang mengatakan pada Kamis 20 Januari 2022, Ozzie menunjukkan tanda-tanda tidak nafsu makan. Tim Perawatan Hewan memberikan bantuan untuk mendorong gorila itu makan dan minum. Setelah merawatnya selama 24 jam terakhir, Ozziemenunjukkan gejala seperti wajah bengkak, lemah, dan tidak bisa makan atau minum.

(Baca juga; Gorila Jantan Tertua di Dunia Mati di Atlanta, Ini Wajah Terakhirnya )

"Ini adalah kehilangan yang menghancurkan bagi Kebun Bintang Atlanta. Meskipun kami tahu saat ini akan datang, kenyataan ini tidak dapat membendung kesedihan mendalam yang kami rasakan karena kehilangan seorang legenda," kata Raymond B King, Presiden dan CEO Kebun Binatang Atlanta dikutip SINDOnews dari laman sputniknews, Rabu (26/1/2022).

Kebun Binatang Atlanta menyatakan, semasa hidupnya yang panjang, Ozzie telah menjadi "legenda hidup sejati" bersama Willie B, seekor gorila terkenal yang meninggal pada tahun 2000 sebagai lambang kebangkitan bersama kebun binatang pada era 1980-an. Ozzie adalah satu-satunya yang selamat dari kelompok gorila pertama yang tiba di Kebun Binatang Atlanta pada tahun 1988 dengan didirikannya The Ford African Rain Forest.

"Kontribusi kehidupan Ozzie tak terhapuskan, dalam generasi yang dia tinggalkan bersama populasi gorila dan pengetahuan dunia dalam perawatan spesiesnya. Kami bersama tim perawat, telah kehilangan sebagian dari hidup dan hati kami," kata Raymond B King.

(Baca juga; Rekor Terburuk, 126 Ekor Harimau di India Mati Sepanjang 2021 )

Pada tahun 2009, Ozzie membuat sejarah zoologi dengan menjadi gorila pertama di dunia yang melakukan pembacaan tekanan darah sukarela. Pada saat pencapaiannya, dia berusia 48 tahun dan dianggap geriatri oleh pejabat. Perbedaan geriatri diberikan setelah gorila mencapai 40.

Ozzie meninggalkan putrinya Kuchi, putra Kekla, Stadi, dan Charlie, cucu perempuan Lulu, cicit Andi, dan cicit Floyd, yang juga tinggal di Kebun Binatang Atlanta. Anak-anaknya, cucu-cucunya, dan cicitnya tinggal di berbagai kebun binatang terakreditasi di sekitar AS dan Kanada.

September lalu, gorila di Kebun Binatang Atlanta terjangkit COVID-19. Kebun binatang kemudian mengatakan bahwa mereka telah menggunakan antibodi monoklonal untuk mengobati gorila yang berada dalam bahaya. Para pejabat mengatakan tidak ada indikasi bahwa gorila dapat menularkan virus ke manusia.

Gorila dataran rendah barat berada di ambang kepunahan. Selama periode 25 tahun, berbagai ancaman, seperti perburuan, perburuan ilegal, hilangnya habitat, dan penyakit yang muncul telah mengurangi populasi gorila sebesar 60%. Dengan penurunan hingga 90% di beberapa bagian di Afrika barat, menurut International Union for Conservation of Nature (IUCN).
(wib)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Temukan Pangkalan...
Iran Temukan Pangkalan Angkatan Laut Berusia 2.000 Tahun di Selat Hormuz
Siaga di Selat Hormuz,...
Siaga di Selat Hormuz, AS Gunakan Perahu Canggih Tanpa Awak
Iran Berniat Kembangan...
Iran Berniat Kembangan Rudal Balistik Antarbenua biar Tambah Menakutkan
AS Berencana Pasang...
AS Berencana Pasang Senjata Nuklir untuk Pesawat Pembom B-1B Lancer
Donald Trump Minta Pentagon...
Donald Trump Minta Pentagon Buka Semua Data Soal UFO dan Alien
Gurita Biru Kehijauan...
Gurita Biru Kehijauan Langka Ditemukan di Dasar Laut Galapagos
3 Penyebab Batalnya...
3 Penyebab Batalnya Penandatanganan Perjanjian Damai AS dan Iran
Wapres Vance Batalkan...
Wapres Vance Batalkan Kunjungan ke Jenewa, Swiss: Perundingan AS-Iran Ditunda
Mengapa Kunang-Kunang...
Mengapa Kunang-Kunang Semakin Sulit Ditemukan? Pakar IPB Ungkap Penyebabnya
Rekomendasi
Kasus Ijazah Jokowi,...
Kasus Ijazah Jokowi, Roy Suryo akan Ajukan Penangguhan Penahanan
Protes Serangan Mematikan...
Protes Serangan Mematikan Israel di Lebanon, Iran Tutup Selat Hormuz
HUT ke-499 DKI, Parade...
HUT ke-499 DKI, Parade Mobil Hias hingga Tarian Khas Jakarta Meriahkan Jakfestival di Ancol
Berita Terkini
AI Impact Challenge,...
AI Impact Challenge, Microsoft, Komdigi, dan Dicoding Tampilkan Karya AI Terbaik Lulusan METC
Kedaulatan Digital Jadi...
Kedaulatan Digital Jadi Sorotan, Solusi AI Terintegrasi Siap Percepat Transformasi Industri
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
Intel dan Nvidia Memulai...
Intel dan Nvidia Memulai Pertempuran Global Baru
Game Paling Ditunggu...
Game Paling Ditunggu Sedunia GTA 6 Akhirnya bisa Dipesan, Harganya Rp1,4 Juta
Memodernisasikan Pertahanan...
Memodernisasikan Pertahanan Maritim, Indonesia Berpotensi Kembangkan Teknologi Kapal Laut
Infografis
5 Pemain Paling Ikonik...
5 Pemain Paling Ikonik dalam Sejarah Piala Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved