Tembus Ketinggian 39 Km, Awan Vulkanik Gunung Tonga Melebihi Gunung Krakatau

Kamis, 20 Januari 2022 - 20:11 WIB
loading...
Tembus Ketinggian 39...
Awan vulkanik yang disemburkan Gunung Berapi Tonga ketika meletus pada 15 Januari 2022 menembus ketinggian 39 Km di atas permukaan laut. Foto/Ahmedabadmirror
A A A
AWAN vulkanik yang disemburkan Gunung Berapi Tonga ketika meletus pada 15 Januari 2022 menembus ketinggian 39 Km di atas permukaan laut. Ketinggian awan vulkanik letusan Gunung Berapi Tonga mencapai rekor tertinggi yang pernah terekam.

Sebagai perbandingan, data dari laman live science, awan vulkanik letusan Gunung Krakatau pada 26 Agustus 1883 diperkirakan mencapai ketinggian 24 Km. Ada juga yang menyebut ketinggiannya sampai 27 Km di atas permukaan laut.

"Berdasarkan analisis data awal dari satelit cuaca global, awan vulkanik Tonga menunjukkan mencapai ketinggian 39 Km (24 mil). Kami akan menyempurnakan keakuratannya dalam beberapa hari mendatang, tetapi jika benar, itu adalah awan tertinggi yang pernah kami lihat," kata Simon Proud, peneliti Universitas Oxford melalui akun Twitter pada Senin 17 Januari 2022.

Gunung berapi Tonga menyemburkan sulfur dioksida dalam jumlah besar ke lapisan atmosfer bumi yang terkadang dapat menghasilkan efek pendinginan pada iklim di Bumi. Efek ini terdeteksi, misalnya, setelah letusan Gunung Pinatubo tahun 1991 di Filipina. Letusan gunung berapi paling kuat kedua di abad ke-20, mendinginkan suhu Bumi hingga dua tahun. (Baca juga; Letusan Gunung Berapi Setara 500 Bom Hiroshima, Orang-orang Tonga Menjadi Tuli )

Namun menurut data dari Administrasi Atmosfer dan Kelautan Nasional Amerika Serikat (US National Atmospheric and Oceanic Administrasi/NOAA), Gunung Berapi Tonga hanya menyemburkan 400.000 metrik ton belerang dioksida ke atmosfer. Jika dibandingkan letusan Gunung Pinatubo,jumlah belerang dioksida itu baru sekitar 2% saja.

"Pada titik ini perkiraan jumlah sulfur dioksida yang dipancarkan oleh letusan Gunung Berapi Tonga hanya sebagian kecil dari yang disemburkan oleh letusan Gunung Pinatubo. Karena itu, saya tidak berharap melihat penurunan suhu global yang signifikan," kata Karen Rosenlof, ahli kimia atmosfer di NOAA kepada laman Space.com yang dikutip SINDOnews dari laman Live Science, Kamis (20/1/2022). (Baca juga; Letusan Gunung Berapi Bawah Laut Tonga Picu Gelombang Aneh di Lautan )
(wib)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dataran Tinggi Ontong...
Dataran Tinggi Ontong Java Mengalami Perubahan Besar Akibat Aktivitas Vulkanik
NASA Laporkan Gunung...
NASA Laporkan Gunung Berapi Bawah Laut Teraktif di Dunia Keluarkan Gelembung
Gunung Berapi Purba...
Gunung Berapi Purba Etiopia Meletus setelah 12.000 Tahun Tertidur
Jepang Luncurkan Video...
Jepang Luncurkan Video Dahsyatnya Letusan Gunung Fuji Meletus dengan AI
Gunung Berapi Islandia...
Gunung Berapi Islandia Meletus untuk ke-12 Kalinya dalam 4 Tahun
Dua Gunung Berapi Besar...
Dua Gunung Berapi Besar Diprediksi Akan Meletus pada 2025
Gunung Merapi Erupsi,...
Gunung Merapi Erupsi, Awan Panas Meluncur Sejauh 1,7 Km dari Puncak, Status Siaga!
Gunung Semeru Erupsi,...
Gunung Semeru Erupsi, Luncurkan Abu Vulkanik 1,2 Km
Gunung Lewotobi Laki-laki...
Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi, Kolom Abu Capai 1.000 Meter di Atas Puncak
Rekomendasi
Harga Emas Dunia Mendadak...
Harga Emas Dunia Mendadak Ambles Hari Ini! Investor Ramai-ramai Putar Haluan
Tenun Sumba Tampil di...
Tenun Sumba Tampil di Panggung Dunia lewat Indonesia-Singapore Orchid Extravaganza
Pengumuman Seleksi Ujian...
Pengumuman Seleksi Ujian Mandiri Undip 2026, Cek Kelulusan di Link Ini
Berita Terkini
Video Prototipe Project...
Video Prototipe Project Aion Ungkap Konsep Sistem Operasi AI Microsoft
Cdidel Sandy Harianto:...
Cdidel Sandy Harianto: dari Iseng Nonton Live Streaming, Kini Jadi Idola Pemain Car Driving Indonesia
Percepat Transformasi,...
Percepat Transformasi, Telkom Sukses Tuntaskan Restrukturisasi 10 Entitas Bisnis
MacBook Air Makin Mahal,...
MacBook Air Makin Mahal, M1 Baru Rp8 Jutaan dan Bekas Rp6 Jutaan Masih Layak Dibeli?
Mengapa Spam Judi Online...
Mengapa Spam Judi Online Makin Marak di Kolom Komentar Media Sosial?
Suhu Matahari Bertambah...
Suhu Matahari Bertambah Panas, Ilmuwan Prediksi Kehidupan di Bumi Segera Berakhir
Infografis
Spesifikasi C-130J-30,...
Spesifikasi C-130J-30, Raksasa Langit TNI AU yang Tembus Langit Gaza
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved