Ilmuwan Temukan Sistem Media Sosial Berusia 50.000 Tahun
Selasa, 18 Januari 2022 - 20:08 WIB
loading...
Manik-manik yang diduga alat sistem media sosial kuno. FOTO/ IST
A
A
A
BOTSWANA - Penemuan manik tertua di dunia yang membentang ribuan kilometer melintasi Afrika telah berhasil mengungkap keberadaan jejaring sosial yang berusia 50.000 tahun.
Seperti dilansir dari The Guardian, penelitian terhadap lebih dari 1.500 manik-manik yang digali di lebih dari 30 lokasi di seluruh Afrika bagian selatan dan timur seperti di Kenya, Tanzania dan Botswana dilakukan oleh para ilmuwan dari Jerman.
BACA JUGA - NFT dan Metaverse Jadi Perbincangan Hangat, Harus Diseimbangkan dengan Edukasi
Para ahli menemukan bahwa individu yang memproduksi manik-manik yang masih dibuat dan dipakai di Afrika hingga hari ini mengubahnya menjadi perdagangan jarak jauh, membantu berbagi pesan simbolis serta memperkuat aliansi.
Para ilmuwan juga menemukan bahwa beberapa manik-manik dibuat menggunakan kulit telur burung unta yang merupakan salah satu bentuk perhiasan pribadi tertua bagi manusia.
Studi yang diterbitkan di Nature, ditulis oleh penulis utamanya, Jennifer Miller dari Institut Max Planck untuk Ilmu Sejarah Manusia di kota Jena.
Seperti dilansir dari The Guardian, penelitian terhadap lebih dari 1.500 manik-manik yang digali di lebih dari 30 lokasi di seluruh Afrika bagian selatan dan timur seperti di Kenya, Tanzania dan Botswana dilakukan oleh para ilmuwan dari Jerman.
BACA JUGA - NFT dan Metaverse Jadi Perbincangan Hangat, Harus Diseimbangkan dengan Edukasi
Para ahli menemukan bahwa individu yang memproduksi manik-manik yang masih dibuat dan dipakai di Afrika hingga hari ini mengubahnya menjadi perdagangan jarak jauh, membantu berbagi pesan simbolis serta memperkuat aliansi.
Para ilmuwan juga menemukan bahwa beberapa manik-manik dibuat menggunakan kulit telur burung unta yang merupakan salah satu bentuk perhiasan pribadi tertua bagi manusia.
Studi yang diterbitkan di Nature, ditulis oleh penulis utamanya, Jennifer Miller dari Institut Max Planck untuk Ilmu Sejarah Manusia di kota Jena.
Lihat Juga :