Indonesia Dinilai Lokasi Potensial untuk Ekspansi Bisnis Data Center
Selasa, 18 Januari 2022 - 10:28 WIB
loading...
A
A
A
Selanjutnya Erik menambahkan pelanggan akan lebih mudah memilih akses collocation-nya dari data center yang telah tersebar di lokasi domestik dan global. Semua Data Center neuCentrIX terletak di lokasi strategis dan sangat mudah diakses, seperti Tier-3 neuCentrIX domestik yang saat ini telah tersedia yaitu di pusat kota Batam dan Jakarta, dua kota bisnis teratas di Indonesia. Lokasi-lokasi ini memiliki sumber daya dan konektivitas yang andal dengan tingkat pemadaman minimum.
Untuk urusan keselamatan, semua Data Center Tier 3 neuCentrIX telah dilengkapi dengan sistem pencegahan dan pemulihan untuk berbagai jenis ancaman, termasuk bencana alam, kebocoran air, dan kebakaran. Contohnya, setiap fasilitas menggunakan sistem pencegah kebakaran IG-55 dan pipa kering, sistem penyiram api pra-aksi.
"Ada juga sistem pendeteksi asap aspirasi VESDA (untuk peringatan dini) yang dipasang di bawah dan di atas lantai di setiap fasilitas," tambahnya.
Terakhir dari sisi keselamatan. Ia mengklaim neuCentrIX dilengkapi dengan protokol keamanan tingkat tinggi, baik virtual maupun fisik. Sebagai contoh, untuk mencegah ancaman fisik, setiap fasilitas dijaga 24x7 oleh tim keamanan yang berpengalaman. Terlebih lagi, setiap fasilitas juga menerapkan Visitor Access Management (VAM) untuk memastikan bahwa setiap pengunjung yang masuk telah memenuhi syarat.
Erik melanjutkan neuCentrIX Meruya kini sudah menerima sertifikasi ANSI/TIA-924 Tier 3 dimana carrier-neutral data center ini merupakan data center bersertifikasi Tier 3 kedua yang berada di Jakarta setelah neuCentrIX Karet. Sertifikasi ini menunjukan bahwa data center neuCentrIX memiliki uptime yang mencapai 99,982%, kapasitas rak yang siap dipakai sebanyak 80, dan kapasitas IT Hall sebesar 240 m2.
"Data center Tier 3 juga mempunyai solusi backup yang dapat menjaga business operations tetap berjalan jika terjadi pemadaman listrik lokal atau di seluruh wilayah atau gangguan lainnya. Fasilitas tier 3 bisa memastikan peralatan dapat terus beroperasi setidaknya selama 72 jam setelah pemadaman. Klien yang mengandalkan data center Tier 3 hanya mengalami downtime hingga 1,6 jam per tahun dibandingkan dengan data Tier 1 dimana downtime nya bisa mencapai 28,8 jam," papar Erik.
Di luar Indonesia, Data Center Telkom Group dikelola oleh Telin sebagai anak perusahaan Telkom yang bergerak di bisnis internasional. CEO Telin, Budi Satria D. Purba mengungkapkan dalam pemilihan data center, perusahaan harus mempertimbangkan faktor reliability dan security. Di mana keduanya menjadi aspek yang critical yang perusahaan dan penyedia layanan data center tidak bisa kompromi untuk ini.
Untuk urusan keselamatan, semua Data Center Tier 3 neuCentrIX telah dilengkapi dengan sistem pencegahan dan pemulihan untuk berbagai jenis ancaman, termasuk bencana alam, kebocoran air, dan kebakaran. Contohnya, setiap fasilitas menggunakan sistem pencegah kebakaran IG-55 dan pipa kering, sistem penyiram api pra-aksi.
"Ada juga sistem pendeteksi asap aspirasi VESDA (untuk peringatan dini) yang dipasang di bawah dan di atas lantai di setiap fasilitas," tambahnya.
Terakhir dari sisi keselamatan. Ia mengklaim neuCentrIX dilengkapi dengan protokol keamanan tingkat tinggi, baik virtual maupun fisik. Sebagai contoh, untuk mencegah ancaman fisik, setiap fasilitas dijaga 24x7 oleh tim keamanan yang berpengalaman. Terlebih lagi, setiap fasilitas juga menerapkan Visitor Access Management (VAM) untuk memastikan bahwa setiap pengunjung yang masuk telah memenuhi syarat.
Erik melanjutkan neuCentrIX Meruya kini sudah menerima sertifikasi ANSI/TIA-924 Tier 3 dimana carrier-neutral data center ini merupakan data center bersertifikasi Tier 3 kedua yang berada di Jakarta setelah neuCentrIX Karet. Sertifikasi ini menunjukan bahwa data center neuCentrIX memiliki uptime yang mencapai 99,982%, kapasitas rak yang siap dipakai sebanyak 80, dan kapasitas IT Hall sebesar 240 m2.
"Data center Tier 3 juga mempunyai solusi backup yang dapat menjaga business operations tetap berjalan jika terjadi pemadaman listrik lokal atau di seluruh wilayah atau gangguan lainnya. Fasilitas tier 3 bisa memastikan peralatan dapat terus beroperasi setidaknya selama 72 jam setelah pemadaman. Klien yang mengandalkan data center Tier 3 hanya mengalami downtime hingga 1,6 jam per tahun dibandingkan dengan data Tier 1 dimana downtime nya bisa mencapai 28,8 jam," papar Erik.
Di luar Indonesia, Data Center Telkom Group dikelola oleh Telin sebagai anak perusahaan Telkom yang bergerak di bisnis internasional. CEO Telin, Budi Satria D. Purba mengungkapkan dalam pemilihan data center, perusahaan harus mempertimbangkan faktor reliability dan security. Di mana keduanya menjadi aspek yang critical yang perusahaan dan penyedia layanan data center tidak bisa kompromi untuk ini.
Lihat Juga :