Mengungkap Rahasia Kehebatan Pedang Damaskus Milik Salahuddin Al-Ayyubi
Senin, 17 Januari 2022 - 13:03 WIB
loading...
A
A
A
Mereka melarutkan sampel baja Damaskus ke dalam asam klorida dan mempelajarinya di bawah mikroskop elektron. Mereka menemukan bahwa baja tersebut mengandung karbon nanotube, masing-masing hanya sedikit lebih besar dari setengah nanometer.
BACA JUGA: Ini Deretan Motor Koleksi Ariel Noah, Nomor 4 Paling Berkesan
Dalam analisis Riebold, nanotube melindungi kawat nano dari sementit (Fe3C), senyawa keras dan rapuh yang dibentuk oleh besi dan karbon baja. Kelenturan nanotube karbon membuat sifat rapuh dari sementit yang dibentuk oleh baja Damaskus bisa dikurangi.
Belum jelas bagaimana pandai besi kuno menghasilkan nanotube ini, tetapi para peneliti percaya bahwa kunci proses ini terletak pada jejak kecil logam di lapisan baja wootz yang menjadi bahan dasar pedang Damaskus itu, termasuk vanadium, kromium, mangan, kobalt, dan nikel.
Fase pemanasan bilah dan didinginkan dengan cepat nampaknya menjadi katalis pembentukan nanokarbon yang membuat bilah terlihat bergelombang dengan struktur Damaskus ini.
Hebatnya dari pandai besi saat itu adalah, mereka menggunakan nanoteknologi untuk membat senjata sebelum ilmu pengetahuan berkembang sangat maju seperti sekarang ini.
BACA JUGA: Ini Deretan Motor Koleksi Ariel Noah, Nomor 4 Paling Berkesan
Dalam analisis Riebold, nanotube melindungi kawat nano dari sementit (Fe3C), senyawa keras dan rapuh yang dibentuk oleh besi dan karbon baja. Kelenturan nanotube karbon membuat sifat rapuh dari sementit yang dibentuk oleh baja Damaskus bisa dikurangi.
Belum jelas bagaimana pandai besi kuno menghasilkan nanotube ini, tetapi para peneliti percaya bahwa kunci proses ini terletak pada jejak kecil logam di lapisan baja wootz yang menjadi bahan dasar pedang Damaskus itu, termasuk vanadium, kromium, mangan, kobalt, dan nikel.
Fase pemanasan bilah dan didinginkan dengan cepat nampaknya menjadi katalis pembentukan nanokarbon yang membuat bilah terlihat bergelombang dengan struktur Damaskus ini.
Hebatnya dari pandai besi saat itu adalah, mereka menggunakan nanoteknologi untuk membat senjata sebelum ilmu pengetahuan berkembang sangat maju seperti sekarang ini.
(ysw)
Lihat Juga :