Penemuan 41 Cangkir Pelangi Emas Kuno di Jerman, Berfungsi Sebagai Jimat dan penyembuhan
Jum'at, 14 Januari 2022 - 10:47 WIB
loading...
A
A
A
Seluruh koin emas ini polos alias tidak memiliki gambar. “Artinya ini adalah "cangkir pelangi biasa," kata Marjanko Pileki, seorang ahli numismatik dan asisten peneliti di Kabinet Koin Schloss Friedenstein Gotha Foundation di Jerman kepada live science.
Dilihat dari berat dan ukuran koin dan dibandingkan dengan cangkir pelangi kuno lainnya, Pileki memperkirakan waktu pencetakan koin emas ini antara tahun 125 SM dan 30 SM, selama Zaman Besi akhir. (Baca juga; Ratu Elizabeth Jual 69.347 Koin Super Langka Zaman Besi Seharga Rp81 Miliar )
![Penemuan 41 Cangkir Pelangi Emas Kuno di Jerman, Berfungsi Sebagai Jimat dan penyembuhan]()
Pada saat itu, wilayah inti budaya arkeologi Keltik La Tne (sekitar 450 SM hingga penaklukan Romawi pada abad pertama SM) menduduki wilayah yang sekarang meliputi Inggris, Prancis, Belgia, Swiss, Austria, Jerman selatan, dan Republik Ceko.
Marjanko Pileki mengungkapkan, dalam kepercayaan masyarakat saat itu, cangkir pelangi berasal dari salah satu ujung pelangi yang menyentuh Bumi. “Cangkir pelangi, jatuh langsung dari langit dan dianggap sebagai jimat keberuntungan dan benda untuk penyembuhan," ujarnya.
Dilihat dari berat dan ukuran koin dan dibandingkan dengan cangkir pelangi kuno lainnya, Pileki memperkirakan waktu pencetakan koin emas ini antara tahun 125 SM dan 30 SM, selama Zaman Besi akhir. (Baca juga; Ratu Elizabeth Jual 69.347 Koin Super Langka Zaman Besi Seharga Rp81 Miliar )

Pada saat itu, wilayah inti budaya arkeologi Keltik La Tne (sekitar 450 SM hingga penaklukan Romawi pada abad pertama SM) menduduki wilayah yang sekarang meliputi Inggris, Prancis, Belgia, Swiss, Austria, Jerman selatan, dan Republik Ceko.
Marjanko Pileki mengungkapkan, dalam kepercayaan masyarakat saat itu, cangkir pelangi berasal dari salah satu ujung pelangi yang menyentuh Bumi. “Cangkir pelangi, jatuh langsung dari langit dan dianggap sebagai jimat keberuntungan dan benda untuk penyembuhan," ujarnya.
(wib)
Lihat Juga :