10 Kawah Dampak Tumbukan Asteroid yang Nyaris Membuat Bumi Kiamat

Kamis, 13 Januari 2022 - 20:04 WIB
loading...
A A A
Sekarang, meteorit yang mengukir kawah Chicxulub di Semenanjung Yucatan Meksiko secara luas dianggap telah menyebabkan atau sangat berkontribusi pada kepunahan massal pada akhir Kapur 65 juta tahun yang lalu, termasuk akhir dari dinosaurus.

Beberapa ilmuwan memperkirakan kalau kawah asli Chicxulub mungkin lebih besar dari kawah Sudbury di Ontario. Perkiraan diameter aslinya berkisar hingga diameter 240 kilometer dan ukuran saat ini adalah 150 kilometer.

4. Kawah Popigai

Temuan langka terkubur di kawah Popigai Rusia: berlian. Sekitar 35 juta tahun yang lalu, sebuah meteorit menabrak endapan batu grafit yang kaya karbon di Siberia.

Tekanan serta suhu yang sangat besar mengubah karbon di kawasan itu menjadi berlian. Kawah tersebut memiliki lebar 100 kilometer dan kini menyimpan cadangan berlian yang sangat besar, menurut pemerintah Rusia.

5. Kawah Manicouagan

Kawah berisi danau pertama kami, Manicouagan di Quebec adalah salah satu kawah terbesar dan terpelihara dengan baik di planet ini. Kawah selebar 100 kilometer itu berusia sekitar 214 juta tahun.

BACA JUGA: Ford Ngamuk-ngamuk ke Dealer, Konsumen Digetok hingga Rp428 Juta

6. Kawah Acraman

Danau Acraman aslinya merupakan kawah bekas tumbukan asteroid sekitar 580 juta tahun lalu di Australia Selatan. Kawah ini berukuran diameter 90 kilometer. Dampak ejecta dari kawah dapat ditemukan di Flinders Range 300 kilometer ke timur, di antara bebatuan dengan fosil bentuk kehidupan kompleks pertama di Bumi.

7. Kawah Teluk Chesapeake
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Sebuah Asteroid Menabrak...
Sebuah Asteroid Menabrak Bulan pada 2032, Dampaknya Akan Mencapai Bumi
Ilmuwan Temukan Kehidupan...
Ilmuwan Temukan Kehidupan dalam Sampel Asteroid Bennu
Karena Alasan Ini, Batu...
Karena Alasan Ini, Batu dari Mars di Afrika Diselidiki
Asteroid 2024 YR4 Diklaim...
Asteroid 2024 YR4 Diklaim Akan Menabrak Bulan
NASA Umumkan Baru Saja...
NASA Umumkan Baru Saja Selamatkan Bumi dari Kehancuran
NASA Kurangi Risiko...
NASA Kurangi Risiko Ancaman Asteroid Berbahaya Menjadi 0,28 Persen
Mengenal Prof Premana,...
Mengenal Prof Premana, Dosen Astronomi ITB yang Namanya Abadi di Langit
Bukti Risiko Bumi Dihantam...
Bukti Risiko Bumi Dihantam Asteroid Semakin Meningkat
NASA Minta Penduduk...
NASA Minta Penduduk Bumi Siaga 1, Kondisi Alam Semesta Tak Stabil
Rekomendasi
Barang Bukti OTT Bupati...
Barang Bukti OTT Bupati Muara Enim, Uang Tunai hingga Rekening Senilai Rp2 M
Parah, FIFA Angkat Tangan...
Parah, FIFA Angkat Tangan Biarkan Wasit Resmi Piala Dunia 2026 Ditolak Masuk AS
Kenaikan Kurs Dolar...
Kenaikan Kurs Dolar dan Harga Energi Hantam Industri Galangan Kapal Nasional
Berita Terkini
Gerhana Matahari Total...
Gerhana Matahari Total Terlama Abad Ini Akan Segera Terjadi
Ilmuwan Pastikan AI...
Ilmuwan Pastikan AI Belum Bisa Kalahkan Teori Soal Iklim
Mantap! Telkom Bagikan...
Mantap! Telkom Bagikan Dividen Saham Rp21,9 Triliun dari Hasil Buku 2025
Meta Akui Chatbot AI...
Meta Akui Chatbot AI Menyebabkan Ribuan Akun Instagram Diretas
Hadirkan Panggung Hiburan...
Hadirkan Panggung Hiburan dan Aksi Sosial, Truk SnackVideo 2026 Keliling Berbagai Daerah
BRIN Teliti Rafflesia...
BRIN Teliti Rafflesia Anambas yang Viral, Bunga Langka Jenis Baru?
Infografis
10 Jurusan yang Mulai...
10 Jurusan yang Mulai Ditinggalkan dan 6 Prodi Primadona Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved