NASA Bikin Megaroket SLS untuk Kirim Astronot ke Bulan
Kamis, 13 Januari 2022 - 07:06 WIB
loading...
NASA sedang menyiapkan megaroket alias roket raksasa untuk mengirim astronot untuk misi ke Bulan. Foto/NASA/space
A
A
A
ALABAMA - NASA sedang menyiapkan megaroket alias roket raksasa untuk mengirim astronot untuk misi ke Bulan . Megaroket yang diberi nama Space Launch System (SLS) untuk Artemis 2 ditargetkan bisa digunakan pada tahun 2024.
NASA menunjukkan kemajuan pembangunan megaroket pada elemen-elemen seperti adaptor kendaraan peluncuran berbentuk kerucut untuk Artemis 2 dan 3. Termasuk pembuatan panel untuk uji adaptor tahap universal untuk misi masa depan.
Artemis adalah program eksplorasi ke Bulan berawak milik NASA. Misi Artemis awalnya ditargetkan diluncurkan pada tahun 2024. Untuk misi Artemis 3, NASA merencanakan untuk mendaratkan astronot di permukaan Bulan sekitar tahun 2025. (Baca juga; NASA Persenjatai Pesawat Tempur F-15 dengan Rudal Hipersonik Modifikasi AIM-54 Phoenix )
“Tim tidak hanya membangun satu roket sistem peluncuran luar angkasa, tetapi membuat beberapa roket untuk misi eksplorasi dan penerbangan SLS di masa depan, di luar peluncuran Artemis awal,” kata John Honeycutt, Manajer Program SLS di Pusat Penerbangan Luar Angkasa Marshall NASA di Alabama, dikutip SINDOnews dari laman space.com, Kamis (13/1/2022).
"Misi Artemis 1 adalah yang pertama dari serangkaian misi yang semakin kompleks yang akan memperluas kehadiran kita di bulan," tambah Honeycutt. "Kekuatan dan kemampuan roket SLS yang belum pernah terjadi sebelumnya akan mengirim misi lebih jauh dan lebih cepat ke seluruh tata surya."
NASA menunjukkan kemajuan pembangunan megaroket pada elemen-elemen seperti adaptor kendaraan peluncuran berbentuk kerucut untuk Artemis 2 dan 3. Termasuk pembuatan panel untuk uji adaptor tahap universal untuk misi masa depan.
Artemis adalah program eksplorasi ke Bulan berawak milik NASA. Misi Artemis awalnya ditargetkan diluncurkan pada tahun 2024. Untuk misi Artemis 3, NASA merencanakan untuk mendaratkan astronot di permukaan Bulan sekitar tahun 2025. (Baca juga; NASA Persenjatai Pesawat Tempur F-15 dengan Rudal Hipersonik Modifikasi AIM-54 Phoenix )
“Tim tidak hanya membangun satu roket sistem peluncuran luar angkasa, tetapi membuat beberapa roket untuk misi eksplorasi dan penerbangan SLS di masa depan, di luar peluncuran Artemis awal,” kata John Honeycutt, Manajer Program SLS di Pusat Penerbangan Luar Angkasa Marshall NASA di Alabama, dikutip SINDOnews dari laman space.com, Kamis (13/1/2022).
"Misi Artemis 1 adalah yang pertama dari serangkaian misi yang semakin kompleks yang akan memperluas kehadiran kita di bulan," tambah Honeycutt. "Kekuatan dan kemampuan roket SLS yang belum pernah terjadi sebelumnya akan mengirim misi lebih jauh dan lebih cepat ke seluruh tata surya."
Lihat Juga :