WHO: 50% Orang Eropa Akan Terjangkit Omicron dalam 2 Bulan ke Depan
Rabu, 12 Januari 2022 - 07:41 WIB
loading...
A
A
A
Lonceng peringatan ini datang tepat dua tahun setelah orang pertama meninggal karena virus yang kemudian diidentifikasi sebagai Covid di Wuhan, Cina, tempat virus itu pertama kali terdeteksi.
BACA JUGA: Ford Ngamuk-ngamuk ke Dealer, Konsumen Digetok hingga Rp428 Juta
China sebagian besar menjinakkan wabah awalnya dengan melakukan lockdown, penutupan perbatasan, dan pengujian massal. China melaporkan 110 kasus virus lokal baru pada hari Selasa.
Pekan lalu, satu juta orang di Yuzhou, sebuah kota di Henan di lockdown total oleh otoritas setempat. Lockdown total juga diberlakukan di Xian, yang membuat 13 juta penduduknya tidak bisa keluar rumah.
Hong Kong, yang memiliki beberapa pembatasan perbatasan virus corona terberat di dunia, juga meningkatkan pembatasannya pada hari Selasa untuk memerangi wabah Omicron, menutup taman kanak-kanak dan sekolah dasar hingga awal Februari.
BACA JUGA: Ford Ngamuk-ngamuk ke Dealer, Konsumen Digetok hingga Rp428 Juta
China sebagian besar menjinakkan wabah awalnya dengan melakukan lockdown, penutupan perbatasan, dan pengujian massal. China melaporkan 110 kasus virus lokal baru pada hari Selasa.
Pekan lalu, satu juta orang di Yuzhou, sebuah kota di Henan di lockdown total oleh otoritas setempat. Lockdown total juga diberlakukan di Xian, yang membuat 13 juta penduduknya tidak bisa keluar rumah.
Hong Kong, yang memiliki beberapa pembatasan perbatasan virus corona terberat di dunia, juga meningkatkan pembatasannya pada hari Selasa untuk memerangi wabah Omicron, menutup taman kanak-kanak dan sekolah dasar hingga awal Februari.
(ysw)
Lihat Juga :