Misteri Belati Hitam Firaun, Tak Berkarat Setelah 3.300 Tahun Dikubur Bersama Raja Tutankhamun
Selasa, 11 Januari 2022 - 17:46 WIB
loading...
A
A
A
Selama pemerintahan Tutankhamun atau Raja Tut, Dewa Matahari Ra begitu diagungkan dan disembah. Tidak heran jika memiliki belati—senjata dan alat upacara terkemuka pada saat itu—yang terbuat dari bahan atau logam yang dijatuhkan dari langit begitu sangat berharga.
![Misteri Belati Hitam Firaun, Tak Berkarat Setelah 3.300 Tahun Dikubur Bersama Raja Tutankhamun]()
Secara harfiah bisa diartikan sebagai senjata yang dikirim dari Tuhan. Meskipun membuat belati yang cantik dan fungsional dari pecahan meteor adalah keterampilan tersendiri. Setidaknya belati ini membuktikan bahwa kemampuan mengolah logam secara baik sudah ada selama pemerintahan Tutankhamun. (Baca juga; Kutukan Raja Tutankhamun, Berkembang di Antara Mitos dan Persaingan Terselubung )
“Dalam konteks ini, kualitas pembuatan pisau belati Tutankhamun yang tinggi merupakan bukti kepiawaian para pandai besi pada abad ke-14 SM. Perlu analisis lebih jauh tentang komposisi belati ini dan artefak besi kuno lain yang tetap dalam kondisi baik setelah sekian lama,” lanjut laporan Meteoritics and Planetary Science.
Jadi bisa disimpulkan bahwa pisau belati milik Raja Tut terbuat dari logam yang berasal dari luar angkasa, tentu sangat ajaib bahkan mistis untuk ukuran masa itu. Sudah menjadi kebiasaan dalam budaya Mesir kuno, seorang penguasa dikubur bersama dengan harta yang paling berharga miliknya agar bisa dibawa sampai alam baka.

Secara harfiah bisa diartikan sebagai senjata yang dikirim dari Tuhan. Meskipun membuat belati yang cantik dan fungsional dari pecahan meteor adalah keterampilan tersendiri. Setidaknya belati ini membuktikan bahwa kemampuan mengolah logam secara baik sudah ada selama pemerintahan Tutankhamun. (Baca juga; Kutukan Raja Tutankhamun, Berkembang di Antara Mitos dan Persaingan Terselubung )
“Dalam konteks ini, kualitas pembuatan pisau belati Tutankhamun yang tinggi merupakan bukti kepiawaian para pandai besi pada abad ke-14 SM. Perlu analisis lebih jauh tentang komposisi belati ini dan artefak besi kuno lain yang tetap dalam kondisi baik setelah sekian lama,” lanjut laporan Meteoritics and Planetary Science.
Jadi bisa disimpulkan bahwa pisau belati milik Raja Tut terbuat dari logam yang berasal dari luar angkasa, tentu sangat ajaib bahkan mistis untuk ukuran masa itu. Sudah menjadi kebiasaan dalam budaya Mesir kuno, seorang penguasa dikubur bersama dengan harta yang paling berharga miliknya agar bisa dibawa sampai alam baka.
(wib)
Lihat Juga :