Ini Alasan Presiden Turkmenistan Ngotot Tutup Gerbang Mulut Neraka
Senin, 10 Januari 2022 - 06:02 WIB
loading...
Turkmenistan berencana tutup Gerbang Mulut Neraka. FOTO/ Direct Supply Network.
A
A
A
ASHGABAT - Presiden Turkmenistan Gurbanguly Berdimuhamedov memutuskan untuk menutup kawah Gunung berapi Karukum yang dijuluki 'Mulut Neraka' atau Gerbang Neraka.
Untuk itu, Berdimuhamedov menginstruksikan pimpinannya untuk mencari ahli di seluruh dunia yang bisa memadamkan api di kawah.
BACA JUGA - Gunung Berapi di Galapagos Meletus, Muntahkan Lahar dan Abu Vulkanik Setinggi 3 Km
Mulut Neraka yang dipenuhi gas metana telah terbakar sejak ilmuwan era Soviet menyalakan api di dalamnya pada tahun 1971.
Api yang berkobar di kawah setinggi 70 meter itu terlihat dari kejauhan dan kerap menjadi sorotan banyak orang, termasuk turis dari seluruh dunia.
Kawah ini terletak di Gunung Karakum, sekitar 257 kilometer sebelah utara Ashgabat.
Berdimuhamedov memerintahkan kawah ditutup karena mengklaim itu merusak kondisi sekitarnya.
Untuk itu, Berdimuhamedov menginstruksikan pimpinannya untuk mencari ahli di seluruh dunia yang bisa memadamkan api di kawah.
BACA JUGA - Gunung Berapi di Galapagos Meletus, Muntahkan Lahar dan Abu Vulkanik Setinggi 3 Km
Mulut Neraka yang dipenuhi gas metana telah terbakar sejak ilmuwan era Soviet menyalakan api di dalamnya pada tahun 1971.
Api yang berkobar di kawah setinggi 70 meter itu terlihat dari kejauhan dan kerap menjadi sorotan banyak orang, termasuk turis dari seluruh dunia.
Kawah ini terletak di Gunung Karakum, sekitar 257 kilometer sebelah utara Ashgabat.
Berdimuhamedov memerintahkan kawah ditutup karena mengklaim itu merusak kondisi sekitarnya.
Lihat Juga :