Pecahkan Rekor, Matahari Buatan China Mampu Menyala Selama 17 Menit

Jum'at, 07 Januari 2022 - 17:00 WIB
loading...
Pecahkan Rekor, Matahari...
Matahari buatan China yang diuji coba beberapa waktu lalu mencatatkan rekor baru, menyala selama 17 menit. Foto/Reuters
A A A
BEIJING - Matahari buatan China yang diuji coba beberapa waktu lalu mencatatkan sejumlah rekor baru. Dalam pengujian terhadap Experimental Advanced Superconducting Tokamak (EAST), diketahui kalau matahari buatan itu mampu menyala 17 menit dengan suhu mencapai 70 juta derajat celcius.

Dikutip dari The Sun, matahari buatan China ini memiliki suhu lima kali lebih panas dari matahari normal yang hanya 15 juta derajat celcius. Sedangkan matahari buatan China ini panasnya mencapai 70 juta derajat celcius.

Peneliti Institut Fisika Plasma dari Akademi Ilmu Pengetahuan China, Gong Xianzu mengatakan, eksperimen ini memberi landasan ilmiah yang kuat dalam memulai reaktor fusi. "Saat diuji coba, matahari buatan ini mampu menyala selama 17 menit dan 36 detik, ini luar biasa," katanya.

BACA: Lewat Proses Fusi Nuklir, Matahari Buatan China Sangat Powerfull

Xianzu nampak puas mengingat dirinya adalah penanggung jawab penelitian terbaru di Tokamak Lamp Conductor Advanced Experiment (EAST), yang terletak di Institut Ilmu Fisika Hefei di provinsi Anhui.

Matahari buatan ini sudah dikembangkan China sejak 2006 tahun lalu dan mengundang ribuan peneliti terlibat dalam proyek tersebut. Para ilmuwan berharap EAST yang memanfaatkan kekuatan fusi nuklir bisa menjadi penyedia energi alternatif yang besar.



Padauji coba yang dilakukan pada Mei 2021, EAST mencatatkan panas yang sangat tinggi dan jauh melampaui panas matahari. Saat itu tercatat, EAST mencatatkan suhu puncak ingga 288 juta deraat Fahrenheit atau sekitar 120 juta derajat celcius dan menyala selama 101 detik.

Selain China, Korea Selatan juga diketahui sedang mengembangkan matahari buatan yang dilakukan Korea Superconducting Tokamak Advanced Research (KSTAR). Namun dalam beberapa uji coba capaian durasi waktu menyala belum begitu maksimal.

BACA JUGA: Deretan Mobil 1500 CC Paling Irit Gak Bikin Dompet Jebol

Pada uji coba tahun 2018, matahari buatan ini menyala sekitar 1,5 detik dan pada 2019 menyala sekitar 8 detik. Pada awal Januari 2021, capaian matahari buatan Korea ini mampu menyala selama 20 detik.

Direktur Pusat Penelitian KSTAR di Institut Energi Fusion Korea Si-Woo Yoon percaya, mereka akan dapat mencapai durasi 300 detik dengan suhu ion lebih tinggi lagi dalam lima tahun ke depan.

"Teknologi yang dibutuhkan untuk operasi jangka panjang plasma 100 juta derajat adalah kunci realisasi energi fusi," katanya.
(ysw)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Panas Ekstrem, Paris...
Panas Ekstrem, Paris Ubah Sungai Seine Jadi Pendingin Udara
Bulan Juni 2026, Ilmuwan...
Bulan Juni 2026, Ilmuwan Sebut Air Laut Mulai Mendidih
Ilmuwan Temukan Antivirus...
Ilmuwan Temukan Antivirus untuk Manusia di Dasar Laut
Fosil Terlupakan selama...
Fosil Terlupakan selama 40 Tahun Ternyata Dinosaurus Pertama Antartika
Ilmuwan Temukan Penyebab...
Ilmuwan Temukan Penyebab Baru di Balik Peningkatan Lemak Perut Seiring Bertambahnya Usia
Jepang Gunakan Polisi...
Jepang Gunakan Polisi Wanita Berbasis AI untuk Memerangi Penipuan Identitas
Toyota Siap Terjun Langsung...
Toyota Siap Terjun Langsung ke Produksi Taksi Terbang Listrik
China Diduga Berupaya...
China Diduga Berupaya Perluas Ekspansi Senjata ke Timur Tengah via Pakistan
Krisis Keuangan, PBB...
Krisis Keuangan, PBB Terancam Bangkrut
Rekomendasi
Carlo Biado Juara Indonesia...
Carlo Biado Juara Indonesia International Open 2026
TikTok PHK Massal Karyawan...
TikTok PHK Massal Karyawan Tokopedia, DPR Minta Satgas Mitigasi PHK Turun Tangan
Sistem Payment Gateway...
Sistem Payment Gateway Revolusioner untuk UMKM & Startup Dirilis, Jaminan Uptime 99,95%
Berita Terkini
Nokia Bangun Jaringan...
Nokia Bangun Jaringan Antidrone di Perbatasan Finlandia
Zuckerberg Mau Saingi...
Zuckerberg Mau Saingi Polymarket: Meta Siapkan Aplikasi Prediksi untuk 100 Juta Pengguna
TikTok Bukan Lagi Aplikasi...
TikTok Bukan Lagi Aplikasi Video: Evolusi Menjadi Super App yang Mengancam Google, Amazon, hingga Bank
Geger Robot Humanoid...
Geger Robot Humanoid Siap Gantikan Buruh Pabrik, Biaya Kerjanya Cuma Rp35 Ribu per Jam!
Modernisasi Infrastruktur...
Modernisasi Infrastruktur TI Kunci Efisiensi dan Ketahanan Bisnis di Era Digital
iPhone 18 Pro Max Kapasitas...
iPhone 18 Pro Max Kapasitas Baterai Diklaim Jauh Melampaui Samsung S26 Ultra
Infografis
5 Alasan China Mampu...
5 Alasan China Mampu Akhiri Dominasi Kapal Induk Amerika Serikat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved