Penerbangan ke Luar Angkasa Ternyata Jadikan Lapisan Ozon Cepat Menipis

Selasa, 04 Januari 2022 - 20:57 WIB
loading...
Penerbangan ke Luar...
Wisata ke luar angkasa ternyata merusak lapisan ozon. FOTO/ IST
A A A
NEW YORK - Perusahaan penerbangan luar angaksa SpaceX , Virgin Galactic, dan Space Adventures ingin membuat pariwisata luar angkasa tersedia untuk masyarakat umum. Uniknya banyak orang yang tertarik. Namun apakah terdampak terhadap lingkungan bumi?

Professor ilmu geografi fisik di Universitas College London, Eloise Marais mengatakan, satu kali penerbangan roket luar angkasa menghasilkan maksimal 3 ton karbon dioksida per penumpang.

BACA JUGA - Ini Biaya untuk Melakukan Wisata Luar Angkasa, Dapat Apa Saja?

Sementara satu roket untuk empat penumpang menimbulkan 300 ton CO2. Melansir Futurism, kerosin dan metana roket mampu membakar dan merusak lapisan ozon.

Saat ini, peluncuran roket masih dalam hitungan minimal. Tahun lalu, 114 roket mencapai orbit, kondisi yang kontras dibanding dunia penerbangan yang mencapai lebih kurang 100.000 penerbangan per hari. Namun tetap saja, terjadi kenaikan jumlah peluncuran roket yang signifikan, dan diperkirakan angkanya meningkat di tahun-tahun mendatang. Yang menjadi kekhawatiran adalah, roket-roket tersebut mengeluarkan CO2, klorin dan zat kimia lain yang menemari langsung atmosfir hingga 2 atau 3 tahun mendatang.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bandar Antariksa di...
Bandar Antariksa di Biak: Kenapa Papua Jadi Pilihan BRIN untuk Peluncuran Satelit?
Mengapa Orbit Bumi Berputar...
Mengapa Orbit Bumi Berputar Tak Terkendali? Ternyata Ini Penyebabnya
NASA Temukan Sesuatu...
NASA Temukan Sesuatu yang Misterius saat Perubahan Waktu Siang ke Malam
NASA Temukan Planet...
NASA Temukan Planet Raksasa dengan Suhu seperti di Bumi dan Dipenuhi Gas Metana
SpaceX Siap Luncurkan...
SpaceX Siap Luncurkan Pusat Data AI di Orbit Paling Cepat Tahun 2027
Korea Selatan Kembangkan...
Korea Selatan Kembangkan Teknologi Mesin Metana untuk Roket Luar Angkasa
Prabowo Bakal Kirim...
Prabowo Bakal Kirim Putra-Putri Terbaik Ikut Program Kosmonot Rusia
Tesla dan SpaceX Siap...
Tesla dan SpaceX Siap Bangun Pabrik Chip Terbesar
Mengenal Prof Premana,...
Mengenal Prof Premana, Dosen Astronomi ITB yang Namanya Abadi di Langit
Rekomendasi
Prabowo: Yang Merasa...
Prabowo: Yang Merasa Indonesia Suram, Silakan kalau Mau Cari Negara Lain
Laporan Menkop ke Prabowo:...
Laporan Menkop ke Prabowo: 15.845 Koperasi Merah Putih Sudah Berdiri, 19 Ribu Masih Dibangun
Pendiri Telegram: Uni...
Pendiri Telegram: Uni Eropa Berubah Menjadi Republik Pisang
Berita Terkini
Titik Balik yang Mengubah...
Titik Balik yang Mengubah Ukuran Manusia Purba Ditemukan
SpaceX Berganti Nama...
SpaceX Berganti Nama Jadi SpaceXAI Bukti Fokus pada AI
China Ciptakan Baterai...
China Ciptakan Baterai Nuklir yang Bisa Bertahan Ribuan Tahun
Kontroversi Meletus...
Kontroversi Meletus antara Apple dan OpenAI, Apakah Itu?
Membawa Udara Bersih...
Membawa Udara Bersih ke Dalam Rumah, Bentuk Kepedulian Terbaik Saat Polusi Melanda
Berbasis Open Source,...
Berbasis Open Source, Equnix Dorong Ekosistem PostgreSQL
Infografis
3 Proyek Kereta Cepat...
3 Proyek Kereta Cepat Termahal di Dunia, Whoosh Tak Masuk Hitungan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved