Edan, Valuasi Apple Tembus Rp42.000 Triliun!

Selasa, 04 Januari 2022 - 11:08 WIB
loading...
Edan, Valuasi Apple...
Saham Apple sempat menembus Rp42.000 triliun pada perdagangan Senin (4/1). Foto: ist
A A A
JAKARTA - Apple menjadi perusahaan pertama yang mencapai kapitalisasi pasar USD3 triliun (Rp42.000 triliun). Pencapaian itu sebenarnya hanya sebentar. Saham Apple sempat naik 2,5 persen pada perdagangan Senin (4/1) mencapai USD182,86 untuk kemudian turun kembali.

Tapi, pencapaian itu jadi simbol terhadap sukses Apple sebagai raksasa teknologi dunia. Termasuk para investor yang juga sangat optimis terhadap valuasi Apple yang kedepannya akan terus meroket.

BACA JUGA: 2022, Saatnya Detoks Media Sosial Agar Lebih Sehat dan Bahagia

Apple melipatgandakan valuasinya dalam waktu kurang dari empat tahun.

Faktanya, pada 2021 ketika banyak perusahaan yang “tiarap”, Apple justru melesat. Mereka mencatatkan pertumbuhan tahunan di semua kategori produknya di kuartal keempat 2021. Bahkan, pendapatan mereka naik 29% dari tahun ke tahun.

iPhone masih menjadi pendorong penjualan terbesar. Tapi, unit bisnis lain juga tumbuh 25,6% dari tahun ke tahun dan menghasilkan pendapatan lebih dari USD18 miliar selama kuartal tersebut.

Pada Desember, misalnya, Katy Huberty dari Morgan Stanley menaikkan target harga perusahaan dari USD164 menjadi USD200. Menegaskan bahwa saham Apple tetap gurih untik dibeli, dengan kehadiran produk seperti virtual reality dan augmented reality yang akan segera dirilis.

Edan, Valuasi Apple Tembus Rp42.000 Triliun!

Huberty juga menyebut bahwa pendapatan Apple App Store akan terus meroket. Termasuk, prediksi pengapalan 83 juta unit perangkat pada Desember 2021, naik 3 juga unit dari yang diprediksi.

Selama liburan Natal, Apple menjual 27 juta unit AirPods, membuat bisnis wearable Apple naik 20 persen.

Analis Wedbush Daniel Ives menyebut bahwa Apple masih memiliki ruang untuk terus tumbuh, dengan nilai bisnis layanan/service mereka diperkirakan mencapai USD1,5 triliun.

Banyak investor yang menganggap Apple sebagai “safe heaven” atau ”perusahaan aman” selama masa pandemi Covid-19 yang tidak pasti.



Maksudnya, saham Apple tetap stabil dan bahkan tumbuh karena cash flow yang solid dan stabil, banyaknya produk baru, serta buyback saham.

Pada 2018, Apple menjadi perusahaan AS pertama yang valuasinya menembus USD1 triliun. Pada Agustus 2020, Apple resmi tembus USD2 triliun.

Sebenarnya, Apple tidak sendiri. Sebab, valuasi perusahaan Microsoft juga sudah mencapai USD2,5 triliun dan Amazon USD1,75 triliun, sementara Google USD2 triliun.
(dan)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mengapa iPhone 11 Masih...
Mengapa iPhone 11 Masih Didukung iOS 27? Ini Jawabannya
Mengenal Siri AI di...
Mengenal Siri AI di WWDC 2026 dan Apa Saja Fitur Barunya?
Apa yang Dilakukan Elon...
Apa yang Dilakukan Elon Musk dan Tim Cook saat Menemani Trump ke China?
Bocoran Spesifikasi...
Bocoran Spesifikasi dan Harga iPhone 18 Series serta iPhone Ultra Foldable 2026
Teknologi Baru yang...
Teknologi Baru yang Akan Ada di iPhone 18 Pro Bocor
Era Baru Apple Dimulai:...
Era Baru Apple Dimulai: Ternus Masuk, Saham Meroket Capai Rp67.000 Triliun
Siapa John Ternus, Bos...
Siapa John Ternus, Bos Baru Apple Pengganti Tim Cook?
Profil Pendidikan John...
Profil Pendidikan John Ternus, dari Lulusan Teknik Mesin kini CEO Baru Apple
Apple Terjun di Formula...
Apple Terjun di Formula 1, Begini Ekosistem Teknologinya
Rekomendasi
Muktamar ke-35 NU, Syaifuloh...
Muktamar ke-35 NU, Syaifuloh Yusuf Sebut Gus Salam Layak Jadi Ketum PBNU
Running Club Jadi Ajang...
Running Club Jadi Ajang Sosial Anak Muda, Yuk Siapkan Starter Pack Lari yang Tepat di Shopee!
BMKG: Indonesia Bagian...
BMKG: Indonesia Bagian Selatan Makin Kering, Musim Kemarau Meluas
Berita Terkini
Samsung Berencana Bangun...
Samsung Berencana Bangun Pusat Data Terapung di Laut
Trump T1 Phone Ternyata...
Trump T1 Phone Ternyata HTC U24 Pro Buatan China: Ini Bukti Teardown-nya
Kantongi Laba Rp33,72...
Kantongi Laba Rp33,72 Miliar, Elitery (ELIT) Fokus Kembangkan AI dan Cybersecurity
Perkuat Transformasi...
Perkuat Transformasi dan ESG, TelkomGroup Rilis Laporan Keberlanjutan 2025 untuk Masa Depan Digital
Fasilitasi Pasar Sekunder...
Fasilitasi Pasar Sekunder Esports, HIDDEN SUPPLY Kelola Transaksi Aset Tak Berwujud
Perkuat Transformasi...
Perkuat Transformasi Industri, Hypernet Technologies Perkokoh Kemitraan Strategis di Bravo 500 Summit 2026
Infografis
APBN Pernah Jebol Nyaris...
APBN Pernah Jebol Nyaris Rp1.000 Triliun, Ini 6 Defisit Terbesar Sepanjang Sejarah Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved