Uni Emirat Arab Ramaikan Eksplorasi Angkasa, Siapkan Misi ke Bulan dan Mars
Senin, 03 Januari 2022 - 15:36 WIB
loading...
Wahana eksplorasi Al-Amal (Harapan) ke orbit Mars pada 20 Juli 2020. Foto/insidearabia
A
A
A
ABU DHABI - UNI Emirat Arab (UEA) berencana mengirimkan misi penjelajah yang diberi nama Rashid ke Bulan pada tahun 2022. Rencana ini menyusul kesuksesan peluncuran wahana eksplorasi Al-Amal (Harapan) ke orbit Mars pada 20 Juli 2020.
Bahkan Badan Antariksa Uni Emirat Arab, yang didirikan pada tahun 2014, berambisi membangun koloni manusia di Planet Mars pada tahun 2117. Target itu ditetapkan untuk menandai seratus tahun dimulainya eksplorasi ruang angkasa oleh Uni Emirat Arab.
Untuk program eksplorasi luar angkasa, seorang peneliti di Foundation for Strategic Research Florence Sborowsky mengatakan, UEA menyiapkan anggaran sangat besar. Meskipun tidak menyebutkan angka detail, dia menyebutkan anggaran itu hampir dua kali lebih besar dari Arab Saudi, namun masih jauh di bawah anggaran Amerika Serikat (AS). (Baca juga; Uni Emirat Arab Tak Lagi Sensor Adegan Seks Film di Bioskop )
“Pengembangan luar angkasa harus dipahami sebagai strategi dengan berbagai tujuan untuk pembangunan nasional. Ini adalah pendekatan yang sangat pragmatis, bukan sekadar penaklukan ruang angkasa, tetapi instrumen transformasi bagi seluruh masyarakat,” katanya dikutip SINDOnews dari laman insidearabia, Senin (3/1/2022).
![Uni Emirat Arab Ramaikan Eksplorasi Angkasa, Siapkan Misi ke Bulan dan Mars]()
Perkembangan yang pesat ini, menurut Sborowsky, terkait dengan posisi UEA yang menguntungkan di kancah internasional sehingga memungkinkan untuk menciptakan berbagai kerja sama. “Salah satu perjanjian kerja sama pertama yang ditandatangani setelah pembentukan badan antariksa mereka adalah dengan China. Tetapi mereka juga berurusan dengan AS, Rusia, dan baru-baru ini dengan Prancis,” kata Sborowsky.
Bahkan Badan Antariksa Uni Emirat Arab, yang didirikan pada tahun 2014, berambisi membangun koloni manusia di Planet Mars pada tahun 2117. Target itu ditetapkan untuk menandai seratus tahun dimulainya eksplorasi ruang angkasa oleh Uni Emirat Arab.
Untuk program eksplorasi luar angkasa, seorang peneliti di Foundation for Strategic Research Florence Sborowsky mengatakan, UEA menyiapkan anggaran sangat besar. Meskipun tidak menyebutkan angka detail, dia menyebutkan anggaran itu hampir dua kali lebih besar dari Arab Saudi, namun masih jauh di bawah anggaran Amerika Serikat (AS). (Baca juga; Uni Emirat Arab Tak Lagi Sensor Adegan Seks Film di Bioskop )
“Pengembangan luar angkasa harus dipahami sebagai strategi dengan berbagai tujuan untuk pembangunan nasional. Ini adalah pendekatan yang sangat pragmatis, bukan sekadar penaklukan ruang angkasa, tetapi instrumen transformasi bagi seluruh masyarakat,” katanya dikutip SINDOnews dari laman insidearabia, Senin (3/1/2022).

Perkembangan yang pesat ini, menurut Sborowsky, terkait dengan posisi UEA yang menguntungkan di kancah internasional sehingga memungkinkan untuk menciptakan berbagai kerja sama. “Salah satu perjanjian kerja sama pertama yang ditandatangani setelah pembentukan badan antariksa mereka adalah dengan China. Tetapi mereka juga berurusan dengan AS, Rusia, dan baru-baru ini dengan Prancis,” kata Sborowsky.
Lihat Juga :