Arkeolog Buktikan Orang Afrika 50.000 Tahun Lebih Dulu Mengenal Jejaring Sosial
Sabtu, 01 Januari 2022 - 12:18 WIB
loading...
Sejak 50.000 tahun lalu, orang-orang Afrika sudah mengenal jejaring sosial melalui manik-manik yang terbuat dari kulit telur burung unta. Foto/CNN
A
A
A
MUNICH - Ribuan tahun sebelum Facebook, Twitter, WhatsApp, dan TikTok ditemukan, ternyata orang Afrika lebih dahulu mengenal jejaring sosial. Arkeolog menyatakan, orang Afrika 50.000 tahun lebih dahulu mengenal jejaring sosial.
Arkeolog mengungkapkan, lebih dari 1.500 manik-manik yang terbuat dari kulit telur burung unta ditemukan di seluruh Afrika. Manik-manik berbentuk donat adalah salah satu jenis perhiasan pribadi paling awal yang ditemukan dalam catatan arkeologi.
Beberapa kelompok pemburu-pengumpul tradisional di Afrika bagian selatan masih membuat dan menggunakan manik-manik itu sampai sekarang.
"Ini agak membingungkan bahwa orang-orang ini, yang hidup 40.000 hingga 50.000 tahun yang lalu, memiliki semacam jaringan sosial yang tersebar dalam jarak yang begitu jauh," kata Jennifer Miller, seorang arkeologi di Max Planck, Institute for the Science of Human History, di Jena, Germany.
BACA: Berisi Harta Karun, Arkeolog Temukan Ruang Rahasia di Bawah Sphinx
Mereka mempelajari 1.516 manik-manik, dan 1.238 di antaranya dideskripsikan untuk pertama kalinya yang berasal dari 31 situs berbeda di Afrika selatan dan timur dan berlangsung selama 50.000 tahun terakhir.
Arkeolog mengungkapkan, lebih dari 1.500 manik-manik yang terbuat dari kulit telur burung unta ditemukan di seluruh Afrika. Manik-manik berbentuk donat adalah salah satu jenis perhiasan pribadi paling awal yang ditemukan dalam catatan arkeologi.
Beberapa kelompok pemburu-pengumpul tradisional di Afrika bagian selatan masih membuat dan menggunakan manik-manik itu sampai sekarang.
"Ini agak membingungkan bahwa orang-orang ini, yang hidup 40.000 hingga 50.000 tahun yang lalu, memiliki semacam jaringan sosial yang tersebar dalam jarak yang begitu jauh," kata Jennifer Miller, seorang arkeologi di Max Planck, Institute for the Science of Human History, di Jena, Germany.
BACA: Berisi Harta Karun, Arkeolog Temukan Ruang Rahasia di Bawah Sphinx
Mereka mempelajari 1.516 manik-manik, dan 1.238 di antaranya dideskripsikan untuk pertama kalinya yang berasal dari 31 situs berbeda di Afrika selatan dan timur dan berlangsung selama 50.000 tahun terakhir.
Lihat Juga :