Misteri Kawah Gunung Berapi Superbesar di Bawah Alaska Bikin Penasaran Para Ilmuwan
Kamis, 30 Desember 2021 - 17:48 WIB
loading...
A
A
A
Mengingat salah satu gunung berapi, Gunung Cleveland, adalah salah satu gunung berapi paling aktif di Aleutians. Tapi, kata dia, gempa mikro itu meluas lebih jauh ke timur dan utara, di luar dari perkirakan sebelumnya berdasarkan gunung berapi yang terlihat di permukaan.
Salah satu dari banyak ciri kaldera besar adalah gunung berapi yang masih aktif punya ruang magma yang sama. Selain itu, menyemburkan gumpalan abu tinggi secara konstan adalah tipikal gunung berapi yang mengelilingi kaldera.
![Misteri Kawah Gunung Berapi Superbesar di Bawah Alaska Bikin Penasaran Para Ilmuwan]()
Tentu perlu dikumpulkan bukti lain yang lebih kuat dan ini menjadi tantangan mengingat lokasinya berada di tempat yang sangat terpencil. Apalagi arus bawah air yang besar dan ada endapan vulkanik baru yang menutup lapisan sebelumya.
Michael Poland, ahli vulkanologi di Observatorium Gunung Berapi Yellowstone USGS menjelaskan, Situs Aleutians hanya dapat diakses dalam waktu singkat setiap tahun, sehingga sangat terburu-buru untuk mengumpulkan data. Namun, pencarian bukti kuat sangat diperlukan untuk mengkonfirmasi keberadaan kaldera ini.
Dia juga berencana untuk mencari abu yang cocok di inti es yang dikumpulkan untuk menentukan kapan supervolcano akan meletus. “Ini adalah contoh yang rapi tentang bagaimana banyak kumpulan data untuk membuat cerita yang lebih besar,” kata Michael Poland.
Salah satu dari banyak ciri kaldera besar adalah gunung berapi yang masih aktif punya ruang magma yang sama. Selain itu, menyemburkan gumpalan abu tinggi secara konstan adalah tipikal gunung berapi yang mengelilingi kaldera.

Tentu perlu dikumpulkan bukti lain yang lebih kuat dan ini menjadi tantangan mengingat lokasinya berada di tempat yang sangat terpencil. Apalagi arus bawah air yang besar dan ada endapan vulkanik baru yang menutup lapisan sebelumya.
Michael Poland, ahli vulkanologi di Observatorium Gunung Berapi Yellowstone USGS menjelaskan, Situs Aleutians hanya dapat diakses dalam waktu singkat setiap tahun, sehingga sangat terburu-buru untuk mengumpulkan data. Namun, pencarian bukti kuat sangat diperlukan untuk mengkonfirmasi keberadaan kaldera ini.
Dia juga berencana untuk mencari abu yang cocok di inti es yang dikumpulkan untuk menentukan kapan supervolcano akan meletus. “Ini adalah contoh yang rapi tentang bagaimana banyak kumpulan data untuk membuat cerita yang lebih besar,” kata Michael Poland.
(wib)
Lihat Juga :