5 Dampak Negatif Metaverse, Pelecehan Seksual hingga Pencurian Data

Rabu, 29 Desember 2021 - 19:10 WIB
loading...
5 Dampak Negatif Metaverse,...
5 Dampak Negatif Metaverse yang akan dialami di dunia nyata. FOTO/ IST
A A A
JAKARTA - Metaverse, perpaduan teknologi dan 'reality' yang kini ramai dibicarakan rupanya memiliki dampak negatif. Kesiapan mental diperlukan untuk menghadapi era metaverse yang kini sudah di depan mata.

Pada awal Desember 2021, seorang pengguna ujicoba platform Metaverse di Amerika Serikat mengalami pelecehan seksual. Dalam forum resmi Horizon Worlds di Facebook, wanita tersebut mengaku 'diraba' secara virtual. Dia mengisahkan bahwa aksi meraba secara seksual tak hanya menimpa avatar (sebutan untuk karakter di platform metaverse), melainkan pengguna lainnya.

BACA JUGA - Elon Musk Tidak Yakin Metaverse Bisa Ubah Dunia

"Pelecehan seksual bukanlah lelucon biasa di internet, namun berada di VR menambah lapisan lain yang membuatnya lebih intens," kata perempuan tersebut, dikutip dari New York Post dalam artikelnya yang berjudul Woman claims she was virtually ‘groped’ in Meta’s VR metaverse.

Blogger sekaligus praktisi pendidikan, Rita MF Janah mengibaratkan bahwa tekhnologi metaverse ibarat sebuah permainan game, makin lama makin mengalami kemajuan, sehingga terasa seolah-olah nyata. Menurutnya hal nyata ini yang dikhawatirkan akan lebih parah daripada pembullian di media sosial.

Apalagi dalam ujicoba platform Metaverse milik Meta beberapa waktu lalu di Amerika Serikat, perempuan korban pelecehan itu disalahkan karena tidak menggunakan 'Safe Zone', fitur keselamatan yang telah tersemat dalam platform. Meta beralasan fitur ini mampu memblokir pengguna lain yang dirasa asing dan tidak dikenal, sehingga dapat berinteraksi dengan aman.

"Dari kejadian di atas, tampak era Metaverse dapat memberi sinyal bahwa pembullian akan lebih terasa nyata terjadi. Sehingga diiperlukan kesiapan mental yang lebih kuat dan tingkat tinggi dibanding saat sekarang," ungkapnya.

Pemilik international Magazine itu juga menyebutkan sejumlah dampak negatif lainnya dari metaverse. Diantaranya yaitu,

1. Pencurian data

Jika saat era Pra Metaverse skarang ini pencurian data kian canggih dalam dunia maya, bahkan hanya dengan mengirim kode-kode tertentu melalui email, maka segala data dapat dijetahui pihak lain dengan mudah. Apalagi di era Metaverse, bisa jadi lebih canggih, data dapat dibuka hanya dengan kontak virtual yang seakan seperti daoam dunia nyata.

2. Hacker merajalela

Karena era Metaverse sudah seperti dunia nyata, maka akan lebih mudah bagi hacker untuk melancarkan aksinya, seperti mencuri di siang hari bolong, sebab segalanya mudah ditebak dan dijalani sebab ada kontak yang seakan fisik dalam dunia virtual.

3. Cracker bagaikan begal dalam dunia virtual

Jika saat ini cracker melakukan aksinya dengan memeras melalui malware dengan meminta tebusan mata uang virtual, maka boleh jadi saat era Metaverse kelak, mereka akan lebih terang-terangan meminta tebusan dengan menyandera dunia virtual yang dimiliki seseorang.

4. Pembullian bukan hanya verbal tapi juga fisik

Dengan mudahnya melakukan kontak fisk dalam dunia virtual yang seakan nyata, bukan tidak mungkin pembullian yang bakal terjadi bisa mengarah ke sasaran fisik, akbatnya seseorang yang dibulli selain stres, juga kian depresi.

5. Malware makin canggih menutupi wujud aslinya

Saat era Pra Metaverse , malware menyusup melalui email, sms, ataupun dering telpon, maka boleh jadi di era Metaverse, malware akan kian canggih penyusupannya melalui cara yang sulit diprediksi.

Lalu bagaimana cara menyikapinya, sebab mau tidak mau suatu saat era Metaverse akan datang juga?

1. Siapkan pertahanan mental yang terkuat

2. Perkaya pengetahuan tentang dunia virtual sacara matang

3. Jangan mudah percaya dengan orang asing

4. Jangan gegabah membuka kontak pada orang yang sepertinya familiar namun asing

5. Hati-hati bila kontak yang sudah familiar justru terasa asing
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Meta Kembangkan Aplikasi...
Meta Kembangkan Aplikasi Prediksi Pasar Mirip Polymarket
Meta Blokir Fungsi Kamera...
Meta Blokir Fungsi Kamera Kacamata Pintar Jika Lampu Privasi Terhalang
Mengapa Spam Judi Online...
Mengapa Spam Judi Online Makin Marak di Kolom Komentar Media Sosial?
Meta Bantah Tuduhan...
Meta Bantah Tuduhan Medsosnya Menyebabkan Anak-anak Kecanduan
Meta Hadirkan Kembali...
Meta Hadirkan Kembali Facebook Creator Studio Berbasis AI
Meta Menemukan Tambang...
Meta Menemukan Tambang Emas Baru
Sahroni Minta Siber...
Sahroni Minta Siber Polri Kejar Dalang Spam Judi Online di Medsos: Bukan Hal Sulit bagi Polisi
Dulu Dibully Karena...
Dulu Dibully Karena Pendiam, Kini Syawal Adha Raih Centang Biru TikTok dan Instagram
Begini Respons Ruben...
Begini Respons Ruben Onsu Usai Permintaan Maaf Sarwendah Viral
Rekomendasi
Prabowo Singgung Londo...
Prabowo Singgung Londo Ireng: Sekarang Pakai Baju Wartawan, Pengamat, hingga LSM
Ancaman Blokade Laut...
Ancaman Blokade Laut Merah, Asia Nego Arab Saudi Alihkan Rute Tanker Minyak ke Afrika
Gonjang-ganjing Sektor...
Gonjang-ganjing Sektor Energi, Singapura Rombak Kabinet Besar-besaran
Berita Terkini
Akankah iPhone 20 Pro...
Akankah iPhone 20 Pro Max Memiliki Layar Terbesar dalam Sejarah?
Meta Kembangkan Aplikasi...
Meta Kembangkan Aplikasi Prediksi Pasar Mirip Polymarket
Samsung Bentuk Divisi...
Samsung Bentuk Divisi Robotika Khusus Mempercepat Strategi AI
Mengancam Bumi, China...
Mengancam Bumi, China Siap Pindahkan Asteroid 2015 XF261
Cara Hapus Objek Mengganggu...
Cara Hapus Objek Mengganggu di Foto dengan Galaxy S26 Series
Teknologi Deteksi Deepfake...
Teknologi Deteksi Deepfake Nvidia Mencapai Akurasi 94%
Infografis
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved