Pelindung Matahari Teleskop James Webb Mulai Dibuka

Selasa, 28 Desember 2021 - 19:24 WIB
loading...
Pelindung Matahari Teleskop...
Ilustrasi ini menggambarkan pelindung matahari besar Teleskop Luar Angkasa James Webb (berwarna merah muda), yang seukuran lapangan tenis, saat mulai terbuka. Foto/NASA
A A A
TELESKOP Luar Angkasa James Webb ( James Webb Space Telescope /JWST) mulai membuka pelindung matahari setelah melewati orbit Bulan pada Senin 27 Desember 2021. JWST berbobot 14.000 pon diluncurkan ke luar angkasa dengan roket Ariane 5 pada Sabtu 25 Desember 2021.

Saat pelindung matahari mengembang, akan menghalangi panas dari mesin pendorong obeservatorium JWST. Sebab, instrumen inframerah JWST harus sangat dingin hingga minus 370 derajat F agar dapat berfungsi dengan baik. Teleskop James Webb membawa bahan bakar sendiri sebagai pendorong untuk bermanuver di luar angkasa.

"Kami baru saja memulai membuka perisai dan proses ini berjalan sangat lambat, sehingga akan memakan waktu sekitar tiga hari," kata Massimo Stiavelli, seorang astronom dan kepala misi untuk proyek JWST dikutip SINDOnews dari laman upi, Selasa (28/12/2021). (Baca juga; Teleskop Terbesar dan Termahal, Roket Ariane 5 Sukses Luncurkan James Webb )

JWST saat ini sedang dalam perjalanan menuju orbit berjarak 1 juta mil dari Bumi yang disebut sebagai titik Lagrange 2 (L2) yang ditempuh selama 29 hari. Keseimbangan gravitasi pada titik L2 itu akan membantu menjaga JWST di orbit mengelilingi Matahari pada kecepatan dan posisi yang relatif konstan dengan Bumi. Setelah tiba di titik L2, JWST perlahan-lahan akan mengitari orbit dan posisinya akan dikoreksi setiap 21 hari.
Pelindung Matahari Teleskop James Webb Mulai Dibuka


Setelah pelindung Matahari terbuka sepenuhnya, pengontrol akan mengirim perintah untuk membuka piringan reflektif utama berukuran 21 kaki dan dilapisi dengan emas. Setelah itu, empat instrumen utama observatorium JWST akan diaktifkan, didinginkan, dan ditempatkan pada posisi yang ditentukan dengan baik. (Baca juga; Gantikan Tugas Hubble, Teleskop James Webb NASA Meluncur 24 Desember )

"Kami akan menghabiskan dua sampai tiga bulan ke depan untuk menyiapkan cermin reflektif. Mereka memindahkannya sangat, sangat lambat. Kami tidak bisa mendinginkan instrumen dengan cepat karena kami ingin menghindari kondensasi es," kata Heidi Hammel, seorang astronom dari Washington DC University.

Observatorium JWST senilai USD10 miliar ini dirancang mampu beroperasi selama 5,5 hingga 10 tahun, untuk melihat lebih jauh berbagai benda luar angkasa dibandingkan Teleskop Luar Angkasa Hubble. Ilmuwan berharap JWST mampu melihat beberapa galaksi tertua di alam semesta, bersama dengan pulsar, planet ekstrasurya, dan lubang hitam supermasif.
(wib)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mengancam Bumi, China...
Mengancam Bumi, China Siap Pindahkan Asteroid 2015 XF261
Bandar Antariksa di...
Bandar Antariksa di Biak: Kenapa Papua Jadi Pilihan BRIN untuk Peluncuran Satelit?
Mengapa Orbit Bumi Berputar...
Mengapa Orbit Bumi Berputar Tak Terkendali? Ternyata Ini Penyebabnya
NASA Temukan Sesuatu...
NASA Temukan Sesuatu yang Misterius saat Perubahan Waktu Siang ke Malam
NASA Temukan Planet...
NASA Temukan Planet Raksasa dengan Suhu seperti di Bumi dan Dipenuhi Gas Metana
SpaceX Siap Luncurkan...
SpaceX Siap Luncurkan Pusat Data AI di Orbit Paling Cepat Tahun 2027
BRIN Segera Memiliki...
BRIN Segera Memiliki Observatorium Nasional Terbaik di Asia
Profil Pratiwi Sudarmono:...
Profil Pratiwi Sudarmono: Astronot Wanita Pertama Asia dari Indonesia yang Juga Guru Besar UI
Profil Pendidikan 4...
Profil Pendidikan 4 Astronot Artemis II: Misi Bersejarah NASA Kelilingi Bulan Setelah 54 Tahun
Rekomendasi
Ada Perusahaan Menolak...
Ada Perusahaan Menolak Didata Sensus Ekonomi 2026, Siap-siap! Dibina Kemenperin
Kapolri Bertemu Direktur...
Kapolri Bertemu Direktur FBI, Bahas Penguatan Kerja Sama Kejahatan Transnasional
Dokter Tifa Sudah Pelajari...
Dokter Tifa Sudah Pelajari 10 Ribu Halaman Dokumen BAP sebelum Eksepsi Dikabulkan
Berita Terkini
Akankah iPhone 20 Pro...
Akankah iPhone 20 Pro Max Memiliki Layar Terbesar dalam Sejarah?
Meta Kembangkan Aplikasi...
Meta Kembangkan Aplikasi Prediksi Pasar Mirip Polymarket
Samsung Bentuk Divisi...
Samsung Bentuk Divisi Robotika Khusus Mempercepat Strategi AI
Mengancam Bumi, China...
Mengancam Bumi, China Siap Pindahkan Asteroid 2015 XF261
Cara Hapus Objek Mengganggu...
Cara Hapus Objek Mengganggu di Foto dengan Galaxy S26 Series
Teknologi Deteksi Deepfake...
Teknologi Deteksi Deepfake Nvidia Mencapai Akurasi 94%
Infografis
Politikus Muslim Mulai...
Politikus Muslim Mulai Kuasai Politik AS, Sinyal Kebangkitan Islam di Paman Sam?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved