Ilmuwan: Batu Asteroid Ryugu Akan Ungkap Asal-usul Kehidupan
Selasa, 21 Desember 2021 - 08:31 WIB
loading...
Ilmuwan telah menentukan bahwa asteroid Ryugu yang mengorbit dekat Bumi adalah sisa-sisa murni dari pembentukan tata surya. Foto/JAXA
A
A
A
JAKARTA - Ilmuwan telah menentukan bahwa asteroid Ryugu yang mengorbit dekat Bumi adalah sisa-sisa murni dari pembentukan tata surya. Sampel asteroid dibawa oleh misi Hayabusa 2 Jepang yang diambil di Ryugu pada 22 Februari 2019 silam.
Ini adalah material pertama yang dibawa ke Bumi dari asteroid kaya karbon dan dapat mengungkapkan bagaimana sudut kosmik alam semesta kita terbentuk. Mineral organik dan terhidrasi yang terkunci di dalam asteroid ini juga dapat menjelaskan asal usul kehidupan.
"Beberapa dari sifat material Ryugu dekat dengan chondrites karbon yang kami miliki dalam koleksi kami, sementara beberapa jelas berbeda, yang cukup menarik," kata Cedric Pilorget, penulis utama studi kedua dan profesor di Universite Paris - Institut d'Astrophysique Spatiale Saclay di Prancis seperti dikutip CNN, Selasa (21/12/2021).
BACA: Hari Ini, Pesawat Hayabusa 2 Jepang Bawa Sampel Asteroid Ryugu ke Bumi
Pilorget mengatakan, sampel batuan dari Ryugu merupakan koleksi berharga yang dapat berkontribusi untuk meninjau kembali paradigma asal dan evolusi Tata Surya.
Ini adalah material pertama yang dibawa ke Bumi dari asteroid kaya karbon dan dapat mengungkapkan bagaimana sudut kosmik alam semesta kita terbentuk. Mineral organik dan terhidrasi yang terkunci di dalam asteroid ini juga dapat menjelaskan asal usul kehidupan.
"Beberapa dari sifat material Ryugu dekat dengan chondrites karbon yang kami miliki dalam koleksi kami, sementara beberapa jelas berbeda, yang cukup menarik," kata Cedric Pilorget, penulis utama studi kedua dan profesor di Universite Paris - Institut d'Astrophysique Spatiale Saclay di Prancis seperti dikutip CNN, Selasa (21/12/2021).
BACA: Hari Ini, Pesawat Hayabusa 2 Jepang Bawa Sampel Asteroid Ryugu ke Bumi
Pilorget mengatakan, sampel batuan dari Ryugu merupakan koleksi berharga yang dapat berkontribusi untuk meninjau kembali paradigma asal dan evolusi Tata Surya.
Lihat Juga :