Bagaimana Tornado Terbentuk dan Apa Penyebabnya
Minggu, 12 Desember 2021 - 10:24 WIB
loading...
Tornado besar terjadi di dekat Dallas pada 3 April 2012. Foto/livescience/TornadoTitans
A
A
A
TORNADO adalah salah satu badai yang ganas di alam dan bisa terjadi di seluruh benua, kecuali antartika. Rata-rata ada 800 tornado dilaporkan setiap tahun dan menyebabkan kerusakan serta korban jiwa.
Dikutip dari laman livescience, tornado terbentuk ketika suhu dan kelembapan yang berbeda bertemu. Di Amerika Serikat, angin basah yang hangat bergerak ke utara dari Teluk Meksiko pada musim semi dan musim panas, kemudian bertemu dengan front Kanada yang dingin, kering, dan bergerak ke selatan.
Umumnya, udara hangat naik, tetapi ketika kedua front bertemu, udara dingin dapat terperangkap udara hangat di bawahnya. Karena udara hangat tidak dapat bergerak ke atas, maka mulai berputar. Saat matahari memanaskan tanah, lebih banyak udara hangat terus naik, sampai akhirnya massa cukup kuat untuk mendorong melalui penghalang udara dingin.
Udara hangat yang naik mendorong udara dingin di bawahnya, menciptakan kolom berputar yang dapat menjangkau hingga 10 mil, sambil memutar dengan kecepatan melebihi 322 km/jam (200 mph). Udara yang berputar mungkin tetap tidak terlihat sampai menerbangkan debu dan kotoran sehingga bentuknya dapat terlihat.
Tornado dapat berlangsung selama satu menit atau satu jam, dan mampu menimbulkan kerusakan hingga 16 kilometer (10 mil) panjangnya. (Baca juga; 37 Tornado Gulung 6 Negara Bagian AS, Renggut 100 Jiwa dan Kerusakan Seluas 400 Km )
Dikutip dari laman livescience, tornado terbentuk ketika suhu dan kelembapan yang berbeda bertemu. Di Amerika Serikat, angin basah yang hangat bergerak ke utara dari Teluk Meksiko pada musim semi dan musim panas, kemudian bertemu dengan front Kanada yang dingin, kering, dan bergerak ke selatan.
Umumnya, udara hangat naik, tetapi ketika kedua front bertemu, udara dingin dapat terperangkap udara hangat di bawahnya. Karena udara hangat tidak dapat bergerak ke atas, maka mulai berputar. Saat matahari memanaskan tanah, lebih banyak udara hangat terus naik, sampai akhirnya massa cukup kuat untuk mendorong melalui penghalang udara dingin.
Udara hangat yang naik mendorong udara dingin di bawahnya, menciptakan kolom berputar yang dapat menjangkau hingga 10 mil, sambil memutar dengan kecepatan melebihi 322 km/jam (200 mph). Udara yang berputar mungkin tetap tidak terlihat sampai menerbangkan debu dan kotoran sehingga bentuknya dapat terlihat.
Tornado dapat berlangsung selama satu menit atau satu jam, dan mampu menimbulkan kerusakan hingga 16 kilometer (10 mil) panjangnya. (Baca juga; 37 Tornado Gulung 6 Negara Bagian AS, Renggut 100 Jiwa dan Kerusakan Seluas 400 Km )
Lihat Juga :