Air di Bumi Ternyata Asalnya dari Matahari, Kok Bisa?

Jum'at, 10 Desember 2021 - 20:02 WIB
loading...
Air di Bumi Ternyata...
Debu asteroid Istikowa yang dibawa JAXA dilihat menggunakan tomografi probe atom. Foto: dok/University Curtin
A A A
JAKARTA - Penelitian terbaru menyebutkan kalau sebagian air yang ada di bumi berasal dari matahari . Ion hidrogen yang berasal dari partikel matahari menciptakan butiran debu dan dibawa asteroid yang menabrak bumi.

Direktur Pusat Sains dan Teknologi Antariksa di Universitas Curtin, Profesor Phil Bland mengatakan, ilmuwan telah lama bingung tentang sumber pasti air di bumi.

“Bumi sangat kaya air dibandingkan dengan planet lainnya di Tata Surya, tapi semua air ini asalnya darimana," kata Bland seperti dikutip dari SCI News, Jumat (10/12/2021).

BACA: Astronom Ingatkan Badai Matahari Sepanjang 5.000 Mil Akan Menghantam Bumi

Teori sebelumnya menyebutkan kalau air dibawa ke bumi pada tahap akhir pembentukan asteroid tipe c. Namun pengujian melalui isotop asteroid tersebut menunjukkan air itu tidak cocok seperti yang ditemukan di bumi.

“Penelitian kami menunjukkan angin matahari menciptakan air di permukaan butiran debu kecil dan air yang secara isotop lebih ringan ini kemungkinan menyediakan sisa air di Bumi,” terangnya.

Menggunakan tomografi probe atom, Profesor Bland dan rekannya menganalisis butir olivin dari asteroid dekat-Bumi tipe S Itokawa, sampelnya dikumpulkan oleh pesawat ruang angkasa Hayabusa JAXA dan kembali ke Bumi pada 2010.

Menggunakan tomografi probe atom canggih, ilmuwan melihat ada kandungan air di debu asteroid Itikowa. Jika diperbesar, kandungannya setara 20 liter air untuk tiap satu meter kubik batu.

BACA JUGA: Suzuki Jimny 5 Pintu Dapat lampu Hijau untuk Mengaspal di India

"Ini adalah jenis pengukuran yang tidak akan mungkin terjadi tanpa teknologi luar biasa ini," kata Profesor Michelle Thompson, seorang peneliti di Departemen Ilmu Bumi, Atmosfer, dan Planet di Universitas Purdue.

Peneliti di School of Geographical and Earth Sciences di University of Glasgow, Dr. Luke Daly menambahkan, penelitian ini tidak hanya memberi para ilmuwan wawasan yang luar biasa tentang sumber air Bumi di masa lalu, tetapi juga dapat membantu misi luar angkasa di masa depan.

“Bagaimana astronot mendapatkan air yang cukup, tanpa membawa persediaan, adalah salah satu hambatan eksplorasi ruang angkasa di masa depan. Dengan penelitian ini, astronot mungkin dapat memproses pasokan air segar langsung dari debu di permukaan planet, seperti Bulan,” katanya.
(ysw)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rusia dan China Siap...
Rusia dan China Siap Halau Badai Matahari
Gerhana Bulan Merah...
Gerhana Bulan Merah Mewarnai Langit Indonesia Malam Ini
Ilmuwan Klaim Planet...
Ilmuwan Klaim Planet Mars Dahulu Berwarna Biru Sebelum Jadi Merah
Ilmuwan Klaim Sinar...
Ilmuwan Klaim Sinar dalam Tubuh Manusia Menghilang ketika Sudah Mati
Keajaiban Tibet: Ribuan...
Keajaiban Tibet: Ribuan Panel Surya Ubah Tanah Mati Jadi Subur, Kok Bisa?
Ahli Bedah China Pindahkan...
Ahli Bedah China Pindahkan Telinga Wanita ke Kaki selama 5 Bulan
Tak Perlu Tunggu Air...
Tak Perlu Tunggu Air Mati, Perumda Bekasi Kini Bisa Deteksi Pipa Bocor Sejak Dini
UNJ Berkolaborasi dengan...
UNJ Berkolaborasi dengan DMI Perkuat Gerakan Air Bersih untuk Jakarta
Ilmuwan Bikin Roti dengan...
Ilmuwan Bikin Roti dengan Ragi dari Kulit Mumi Berusia 5.300 Tahun
Rekomendasi
Uang Beredar di Mei...
Uang Beredar di Mei 2026 Capai Rp10.415,9 Triliun, BI: Tumbuh 10,8 Persen
Sepak Pojok Jadi Mimpi...
Sepak Pojok Jadi Mimpi Buruk! Aljazair Comeback Dramatis, Yordania Tersingkir
Bangun SDM Unggul, Pertamina...
Bangun SDM Unggul, Pertamina Gandeng Kemnaker Perkuat Kompetensi dan Budaya K3
Berita Terkini
Aliansi Intelijen Keluarkan...
Aliansi Intelijen Keluarkan Peringatan Mendesak tentang Risiko yang Ditimbulkan AI
Review ASUS ExpertBook...
Review ASUS ExpertBook P3 P3405 dari Sisi Performa dan Desain
Apple Setuju Berkolaborasi...
Apple Setuju Berkolaborasi dengan Intel untuk Merancang dan Memproduksi Chip
Ilmuwan Temukan Pemangsa...
Ilmuwan Temukan Pemangsa Jamur Zombie Cordyceps The Last of Us di Hutan Kalimantan
China Kenalkan Senjata...
China Kenalkan Senjata Laser Genggam Lijian untuk Jatuhkan Drone
AI Impact Challenge,...
AI Impact Challenge, Microsoft, Komdigi, dan Dicoding Tampilkan Karya AI Terbaik Lulusan METC
Infografis
Waspada! 4 Makanan Ini...
Waspada! 4 Makanan Ini Bisa Picu Kesemutan di Tangan dan Kaki
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved