Ini Fosil Buaya Modern Berusia 155 Juta Tahun, Punya 30 Gigi Tajam dan Berat 500 Kg

Rabu, 08 Desember 2021 - 18:08 WIB
loading...
Ini Fosil Buaya Modern...
Fosil buaya modern Amphicotyleus milesi berusia 155 juta tahun dari spesies baru keluarga Goniopholidid ditemukan di Wyoming, Amerika Serikat. Foto/dailymail
A A A
WYOMING - Fosil buaya modern berusia 155 juta tahun dari spesies baru keluarga Goniopholidid ditemukan di Wyoming, Amerika Serikat. Fosil Amphicotyleus milesi digali di East Camarasaurus Quarry, berukuran 14 kaki dan diperkirakan bobotnya bisa mencapai 500 Kg.

Ketua tim ahli paleontologi Junki Yoshida dari Universitas Hokkaido Jepang mengatakan, buaya yang pernah menjelajahi lanskap Serengeti di Wyoming ini memiliki 30 gigi tajam berukuran 2 inci dan mempunyai sistem penapasan yang unik. (Baca juga; 5 Sungai dengan Buaya Terbanyak dan Paling Berbahaya di Dunia )

Junki Yoshida mengungkapkan asal usul sistem pernapasan unik yang digunakan untuk menyelam berupa saluran hidung yang memanjang ke belakang. Kemudian tulang lidah yang pendek dan melengkung mirip dengan buaya modern. (Baca juga; 8 Fakta Menarik Tentang Buaya, Semua di Luar Nalar )

“Ini menunjukkan, dengan menjaga lubang hidung luar mereka di atas permukaan air, nenek moyang buaya bisa menaikkan katup di lidah. Mereka bisa bernapas di bawah air sambil menahan mangsa di mulut, seperti yang dilakukan buaya modern saat ini,” kata Junki Yoshida dikutip SINDOnews dari laman dailmail, Rabu (8/12/2021).
Ini Fosil Buaya Modern Berusia 155 Juta Tahun, Punya 30 Gigi Tajam dan Berat 500 Kg

Dalam jurnal Royal Society Open Science, Junki Yoshida menjelaskan, fosil Amphicotylus miles memberikan wawasan baru tentang adaptasi akuatik pada buaya modern. Buaya modern mampu menahan napas hingga satu jam di bawah air.

Saat ini hanya ada 25 spesies buaya yang masih hidup, padahal selama zaman dinosaurus ada ratusan spesies. Bahkan beberapa spesies memiliki panjangnya mencapai 30 kaki dan beratnya tiga ton atau enam kali lipat dari Amphicotylus milesi.

Para peneliti percaya bahwa Amphicotylus milesi merupakan predator oportunistik dan memakan segala, mulai dari katak ikan kecil, kadal, dan kura-kura hingga mungkin dinosaurus herbivora dan pterosaurus.
(wib)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dinosaurus yang Pernah...
Dinosaurus yang Pernah Kuasai Asia Tenggara Ditemukan, Begini Wujudnya
Bekas Kutukan Berusia...
Bekas Kutukan Berusia 200 Juta Tahun Terlihat di Gurun Amerika
Spesies Badak Baru Ditemukan...
Spesies Badak Baru Ditemukan di Arktik, Membeku Jutaan Tahun
Tas Tangan dari Kulit...
Tas Tangan dari Kulit Dinosaurus Memicu Kontroversi Ilmiah, Ini Alasannya
Fosil Lubang Anus Tertua...
Fosil Lubang Anus Tertua Ditemukan pada Reptil Berusia 290 Juta Tahun
Mengapa Manusia Purba...
Mengapa Manusia Purba Neanderthal Suka Mengumpulkan Tengkorak Bertanduk?
Buaya 4,5 Meter Ini...
Buaya 4,5 Meter Ini Dievakuasi dengan Helikopter, Ada Tubuh Manusia di Dalam Perutnya
Makin Brutal, Israel...
Makin Brutal, Israel Berencana Bangun Penjara yang Dikelilingi Buaya
Menteri Israel Usul...
Menteri Israel Usul Tahanan Palestina Ditempatkan di Penjara yang Dikelilingi Buaya
Rekomendasi
Bea Cukai Soetta Gagalkan...
Bea Cukai Soetta Gagalkan Masuknya Uang Asing Senilai Rp6,3 Miliar Tanpa Izin
Nasabah Mekaar Naik...
Nasabah Mekaar Naik Kelas Capai 2,5 Juta Sepanjang 2025
Jokowi Bakal Hadir di...
Jokowi Bakal Hadir di Sidang Roy Suryo-Dokter Tifa, Kuasa Hukum: Kalau 100% Terlalu Dini
Berita Terkini
Gandeng SAP, Strategi...
Gandeng SAP, Strategi Digital Geo Dipa Mengelola Potensi Panas Bumi Lebih dari 800 MW
Meta Menemukan Tambang...
Meta Menemukan Tambang Emas Baru
Google dan A24 Berkolaborasi...
Google dan A24 Berkolaborasi Kembangkan Teknologi AI di Industri Film
Tanda-tanda Ponsel Anda...
Tanda-tanda Ponsel Anda sedang Diawasi yang Perlu Diketahui
Ilmuwan Mengembangkan...
Ilmuwan Mengembangkan Jaket Penghasil Air dari Udara Sekitar
Gandeng PT Samafitro,...
Gandeng PT Samafitro, Hytera Perkuat Jaringan Komunikasi Profesional di Indonesia
Infografis
Fosil Kelelawar Tertua...
Fosil Kelelawar Tertua Berusia 52 Juta Tahun Ditemukan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved