Letusan Mematikan Gunung Semeru Dipicu Hujan dan Badai, Bikin Jadi Sulit Diprediksi

Selasa, 07 Desember 2021 - 22:46 WIB
loading...
A A A
Fase letusan gunung berapi saat ini dimulai pada tahun 2014, dengan seringnya emisi gumpalan abu hingga ratusan meter di atas kawah, aliran piroklastik, dan longsoran lava pijar.

Namun, letusan pada Sabtu 4 Desember 2021, secara tak terduga, jauh lebih besar daripada latar belakang aktivitas yang sedang berlangsung. (Baca juga; Tak Terdeteksi Gempa Vulkanik, PVMBG Sebut Aktivitas Magma ke Puncak Semeru Skala Rendah )

Dikutip dari laman phys.org, Kepala Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, Eko Budi Lelono mengatakan, badai petir dan hujan terus-menerus telah mengikis sebagian kubah lava gunung tersebut sehingga menyumbat lava yang memadat di puncak. Hal ini menyebabkan kubah runtuh, dan memicu letusan.

Runtuhnya kubah lava adalah pemicu umum letusan gunung berapi, dan telah menjadi penyebab beberapa letusan paling mematikan dalam sejarah. Kubah lava terkadang runtuh karena beratnya sendiri saat tumbuh, atau bisa melemah karena kondisi cuaca eksternal, seperti yang terjadi di Gunung Semeru.

Fakta bahwa letusan Gunung Semeru dipicu oleh faktor eksternal, bukan kondisi di dalam gunung berapi, akan membuat lebih sulit untuk diperkirakan. Pemantauan gunung berapi biasanya bergantung pada tanda-tanda peningkatan aktivitas di dalam gunung berapi. (Baca juga; PVMBG: Gunung Semeru Masih Berpotensi Keluarkan Awan Panas dan Lontaran Batuan Pijar )
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
NASA Laporkan Gunung...
NASA Laporkan Gunung Berapi Bawah Laut Teraktif di Dunia Keluarkan Gelembung
Gunung Berapi Purba...
Gunung Berapi Purba Etiopia Meletus setelah 12.000 Tahun Tertidur
Gunung Berapi Los Aburridos...
Gunung Berapi Los Aburridos Semburkan Api, Malapetaka 1985 Mengintai Kolombia
Ahli Seismologi Memprediksi...
Ahli Seismologi Memprediksi Gunung Berapi Kanlaon Akan Meletus Dahsyat
Fenomena Alam Langka,...
Fenomena Alam Langka, Bulan Purnama Mengiringi Erupsi Merapi
Viral Video Drone Perlihatkan...
Viral Video Drone Perlihatkan Jalanan Islandia Hilang Ditelan Muntahan Lava
Gunung Lewotobi Laki-laki...
Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi, Ketinggian Abu Mencapai 1.600 Meter
Gunung Lewotobi Laki-laki...
Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi Pagi Ini, Semburkan Abu Vulkanik 1.600 Meter
Gunung Semeru Erupsi,...
Gunung Semeru Erupsi, Luncurkan Awan Panas Guguran Sejauh 3.500 Meter
Rekomendasi
Ditransfer Ruben Onsu...
Ditransfer Ruben Onsu Rp75 Juta, Sarwendah Dikabarkan Protes
Tumbuh Bersama GrabModal:...
Tumbuh Bersama GrabModal: Dari Rumah Kontrakan, Mama Khas Banjar Kini Punya Belasan Karyawan
Kejagung Periksa Febrie...
Kejagung Periksa Febrie Adriansyah sebagai Saksi terkait Sprindik Baru Kasus TPPU, Kok Bisa?
Berita Terkini
Biznet Gio dan IMV Hadirkan...
Biznet Gio dan IMV Hadirkan Solusi Hybrid Cloud, Dukung Transformasi Smart Manufacturing
Rumor Nintendo Switch...
Rumor Nintendo Switch 2: Remake Ocarina of Time dengan Kontroler Zelda Pro
AI Buatan China Meraih...
AI Buatan China Meraih Skor Sempurna di Olimpiade Matematika Dunia
Akankah iPhone 20 Pro...
Akankah iPhone 20 Pro Max Memiliki Layar Terbesar dalam Sejarah?
Meta Kembangkan Aplikasi...
Meta Kembangkan Aplikasi Prediksi Pasar Mirip Polymarket
Samsung Bentuk Divisi...
Samsung Bentuk Divisi Robotika Khusus Mempercepat Strategi AI
Infografis
Warna Lipstik yang Bikin...
Warna Lipstik yang Bikin Suasana Jadi Lebih Ceria di Musim Hujan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved