Mirip Bom Hiroshima, Gelombang Panas Gunung Vesuvius di Pompeii Bikin Meleleh Kota Herculaneum
Kamis, 02 Desember 2021 - 18:45 WIB
loading...
A
A
A
Para arkeolog juga melihat bahwa tulang korban berwarna kemerahan, yang diperkirakan bekas noda darah. Penemuan ini dilakukan selama penggalian arkeologi pertama di Kota Herculaneum, situs yang jauh lebih kecil dan kurang terkenal dibandingkan Pompeii.
Untuk wilayah Pompeii yang bertetangga dengan Herculaneum, sudah hampir tiga dejade dilakukan penggalian. Camardo mengatakan, dampak letusan Gunung Vesuvius yang menghantam Herculaneum berbeda dengan di Pompeii. (Baca juga; Bergemuruh, Ahli Prediksi Kekuatan Letusan Gunung Berapi Yellowstone Melebihi 1.000 Bom Atom )
“Pompeii dihancurkan oleh hujan abu dan lapillus, yang menguburnya sejauh tiga atau empat meter. Sebaliknya, Herculaneum pertama kali dihancurkan oleh awan piroklastik dengan suhu lebih dari 400 derajat celsius. Suhu panas membakar pohon, penduduk, dan semua bentuk kehidupan lainnya,” kata
Para arkeolog menemukan sisa-sisa buronan yang terkubur oleh letusan Gunung Vesuvius pada tahun 79 M di Herculaneum. Penggalian pada tahun 1980-an dan 90-an menemukan kerangka lebih dari 300 korban yang masih utuh tertimbun di gudang perahu. (Baca juga; 6 Bulan Meletus, Gunung Berapi Islandia Mendadak Berhenti Muntahkan Lava )
Kemungkinan mereka berlindung sementara, sambil menunggu untuk diselamatkan melalui jalur laut. Sisa-sisa tubuh seorang prajurit yang diyakini berada di antara tentara Pliny the Elder ditemukan pada 1980-an, dekat dengan penemuan terbaru. Prajurit ini diperkirakan seorang komandan angkatan laut Romawi yang berusaha menyelamatkan penduduk Pompeii dan Herculaneum.
Untuk wilayah Pompeii yang bertetangga dengan Herculaneum, sudah hampir tiga dejade dilakukan penggalian. Camardo mengatakan, dampak letusan Gunung Vesuvius yang menghantam Herculaneum berbeda dengan di Pompeii. (Baca juga; Bergemuruh, Ahli Prediksi Kekuatan Letusan Gunung Berapi Yellowstone Melebihi 1.000 Bom Atom )
“Pompeii dihancurkan oleh hujan abu dan lapillus, yang menguburnya sejauh tiga atau empat meter. Sebaliknya, Herculaneum pertama kali dihancurkan oleh awan piroklastik dengan suhu lebih dari 400 derajat celsius. Suhu panas membakar pohon, penduduk, dan semua bentuk kehidupan lainnya,” kata
Para arkeolog menemukan sisa-sisa buronan yang terkubur oleh letusan Gunung Vesuvius pada tahun 79 M di Herculaneum. Penggalian pada tahun 1980-an dan 90-an menemukan kerangka lebih dari 300 korban yang masih utuh tertimbun di gudang perahu. (Baca juga; 6 Bulan Meletus, Gunung Berapi Islandia Mendadak Berhenti Muntahkan Lava )
Kemungkinan mereka berlindung sementara, sambil menunggu untuk diselamatkan melalui jalur laut. Sisa-sisa tubuh seorang prajurit yang diyakini berada di antara tentara Pliny the Elder ditemukan pada 1980-an, dekat dengan penemuan terbaru. Prajurit ini diperkirakan seorang komandan angkatan laut Romawi yang berusaha menyelamatkan penduduk Pompeii dan Herculaneum.
Lihat Juga :