Masjid Lumpur Era Umayyah dari Tahun 60 Hijriah Ditemukan di Irak
Sabtu, 27 November 2021 - 07:18 WIB
loading...
A
A
A
Kegubernuran Dhi Qar adalah rumah bagi banyak situs arkeologi, termasuk situs Ur, negara kota Sumeria di Mesopotamia kuno. Selama kunjungan bersejarahnya ke Irak tahun lalu, Paus Fransiskus juga mengunjungi Ur. (Baca juga; Atlas Ottoman Ditemukan di Inggris, Cetakan Pertama dari Dunia Islam dan Punya 24 Warna )
Baru-baru ini, kekayaan arkeologisnya juga menarik misi asing. Sebuah tim penggalian Prancis, misalnya, baru-baru ini menemukan istana Raja Sin-Ednam di situs arkeologi Larsa di Tulul al-Sinkara kegubernuran Dhi Qar. Sebuah tim arkeolog Rusia-Irak juga menemukan pemukiman kuno yang berusia sekitar 4.000 tahun awal tahun ini.
![Masjid Lumpur Era Umayyah dari Tahun 60 Hijriah Ditemukan di Irak]()
“Alokasi keuangan yang rendah melemahkan misi penelitian dan eksplorasi di Irak selama tahun-tahun sebelumnya. Semoga pada periode mendatang kita akan akan menyaksikan banyak penemuan landmark arkeologi penting di Dhi Qar,” Hassan al-Salami, seorang peneliti arkeologi Irak, kepada Nasiriyah News Network.
Dalam sebuah wawancara dengan saluran berita lokal, Kepala Departemen Barang Antik Kegubernuran Dhi Qar, Amar Abdel Razaaq meminta pemerintah untuk menjadikan wilayahnya sebagai Ibu Kota Arkeologi Irak. "Jumlah wisatawan asing dan lokal musim ini yang datang meningkat dua kali lipat, ini merupakan peluang," katanya.
Baru-baru ini, kekayaan arkeologisnya juga menarik misi asing. Sebuah tim penggalian Prancis, misalnya, baru-baru ini menemukan istana Raja Sin-Ednam di situs arkeologi Larsa di Tulul al-Sinkara kegubernuran Dhi Qar. Sebuah tim arkeolog Rusia-Irak juga menemukan pemukiman kuno yang berusia sekitar 4.000 tahun awal tahun ini.

“Alokasi keuangan yang rendah melemahkan misi penelitian dan eksplorasi di Irak selama tahun-tahun sebelumnya. Semoga pada periode mendatang kita akan akan menyaksikan banyak penemuan landmark arkeologi penting di Dhi Qar,” Hassan al-Salami, seorang peneliti arkeologi Irak, kepada Nasiriyah News Network.
Dalam sebuah wawancara dengan saluran berita lokal, Kepala Departemen Barang Antik Kegubernuran Dhi Qar, Amar Abdel Razaaq meminta pemerintah untuk menjadikan wilayahnya sebagai Ibu Kota Arkeologi Irak. "Jumlah wisatawan asing dan lokal musim ini yang datang meningkat dua kali lipat, ini merupakan peluang," katanya.
(wib)
Lihat Juga :