Ilmuwan Temukan Cara Mudah Temukan Berlian Mentah di Perut Bumi
Jum'at, 26 November 2021 - 22:54 WIB
loading...
A
A
A
Data yang dihasilkan juga dapat membantu menjelaskan isi interior Bumi. Tim ini menangkap gelombang suara yang bergerak sangat cepat saat melewati kraton.
Awalnya, kata Zeng, ada beberapa kemungkinan penjelasan untuk anomali data seismik ini. Namun dari semua penjelasan, tim mengungkapkan kemungkinan data seismik itu menunjukan keberadaan berlian .
BACA JUGA: WhatsApp Kenalkan Dua Fitur Keamanan Baru, Cek Apa Saja
Ilmuwan peneliti MIT, Ulrich Faul menambahkan, dia membandingkan hasil eksperimen dengan pengukuran yang dilakukan pada batuan yang sebenarnya dan melalui proses eliminasi. Faul memastikan kalau gelombang seismik itu dihasilkan dari keberadaan berlian.
Berdasarkan pengukuran itu juga, ternyata hanya satu jenis batuan yang dapat menghasilkan kecepatan yang sama dengan yang diukur oleh para seismolog. Batuan itu mengandung peridotit, termasuk sedikit kerak samudera, dan merupakan satu hingga dua persen berlian.
"Ini berarti setidaknya ada 1.000 kali lebih banyak berlian di kraton daripada yang diperkirakan para ilmuwan sebelumnya," katanya kepada Inverse.
Awalnya, kata Zeng, ada beberapa kemungkinan penjelasan untuk anomali data seismik ini. Namun dari semua penjelasan, tim mengungkapkan kemungkinan data seismik itu menunjukan keberadaan berlian .
BACA JUGA: WhatsApp Kenalkan Dua Fitur Keamanan Baru, Cek Apa Saja
Ilmuwan peneliti MIT, Ulrich Faul menambahkan, dia membandingkan hasil eksperimen dengan pengukuran yang dilakukan pada batuan yang sebenarnya dan melalui proses eliminasi. Faul memastikan kalau gelombang seismik itu dihasilkan dari keberadaan berlian.
Berdasarkan pengukuran itu juga, ternyata hanya satu jenis batuan yang dapat menghasilkan kecepatan yang sama dengan yang diukur oleh para seismolog. Batuan itu mengandung peridotit, termasuk sedikit kerak samudera, dan merupakan satu hingga dua persen berlian.
"Ini berarti setidaknya ada 1.000 kali lebih banyak berlian di kraton daripada yang diperkirakan para ilmuwan sebelumnya," katanya kepada Inverse.
Lihat Juga :