Twitter-Facebook Kompak Non-Aktifkan Video Trump, YouTube Punya Sikap Beda

Sabtu, 06 Juni 2020 - 21:04 WIB
loading...
Twitter-Facebook Kompak...
Video 3 menit, 45 detik yang diunggah oleh tim kampanye Presiden AS Donald Trump dinonaktikan oleh Twitter, Facebook, dan Instagram. Sementara YouTube bersikap berseberangan. Foto/pinpng.com
A A A
WASHINGTON - Twitter, Facebook, dan Instagram kompak menonaktifkan kampanye video Presiden AS, Donald Trump untuk George Floyd pada platform mereka. Alasannya, video tersebut melanggar hak cipta. (Baca juga: Brutalnya Polisi AS dalam Demo: Pria 75 Tahun Dijatuhkan, Kepalanya Berdarah )

Cuplikan videonya sendiri yang berisi kumpulan foto, serta video pawai protes dan tindak kekerasan setelah kematian Floyd disunting dengan latar suara Trump. Tidak jelas gambar hak cipta apa yang memicu pengaduan tersebut, tapi pengacara dari California, Sam Koolaq, mengatakan kepada Politico, bahwa perusahaannya mengajukan pengaduan hak cipta ke Twitter, Facebook, Instagram dan YouTube.

"Ini ditarik karena kami mendapat keluhan DMCA dari pemegang hak cipta," kata Chief Executive Twitter Jack Dorsey dikutip dari Reuters, Sabtu (6/6/2020).

Facebook, sebagai induk dari Instagram, mengatakan, pihaknya menghapus posting setelah menerima keluhan hak cipta pembuatnya di bawah Digital Millennium Copyright Act.

"Organisasi yang menggunakan seni asli yang dibagikan di Instagram diharapkan memiliki hak untuk melakukannya," kata Facebook dalam sebuah pernyataan.

Video tiga menit, 45 detik itu di-tweet oleh kampanye Trump pada hari Rabu. Video juga diunggah di saluran YouTube Trump dan halaman Facebook kampanyenya.

Sementara itu, perusahaan induk YouTube, Alphabet Inc, mengatakan, video yang diunggah kampanye Trump tidak identik dengan yang diunggah ke Twitter. Konten yang diidentifikasi dalam keluhan hak cipta tidak ada dan YouTube tidak menghapus video.
(iqb)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
X Luncurkan Fitur Reaksi...
X Luncurkan Fitur Reaksi Video untuk Pengguna iOS
Meta Luncurkan Agen...
Meta Luncurkan Agen Bisnis di WhatsApp, Instagram, dan Messenger
Hacker Gunakan Asisten...
Hacker Gunakan Asisten AI Meta Mengambil Kendali Akun Instagram
Pengguna Facebook dan...
Pengguna Facebook dan Instagram Perlu Memperhatikan Hal Ini
Facebook Mengalami Kesalahan...
Facebook Mengalami Kesalahan Aneh, Ini yang Terjadi
X Batasi Pengguna Gratis...
X Batasi Pengguna Gratis hanya 50 Tweet Sehari
Trump: 49 Rudal Tomahawk...
Trump: 49 Rudal Tomahawk Gempur Iran, AS Akan Bombardir Habis-habisan
Bukan Skill Game-nya,...
Bukan Skill Game-nya, Ini yang Membuat Konten Refa Ardhi Disukai Banyak Orang
Kesuksesan Refa Ardhi...
Kesuksesan Refa Ardhi di Dunia Digital Ternyata Dibangun dari Hal Sederhana Ini
Rekomendasi
Hasil Seleksi Administrasi...
Hasil Seleksi Administrasi PPG Guru Tertentu 2026 Diumumkan, Cek Akun SIMPKB!
Kemenag Gandeng Mitra...
Kemenag Gandeng Mitra Strategis untuk Tingkatkan Kesiapan Kerja Mahasiswa PTKI
Deretan Dalil Kuat Anjuran...
Deretan Dalil Kuat Anjuran 3 Puasa Sunnah di Bulan Muharram
Berita Terkini
Mengenal Siri AI di...
Mengenal Siri AI di WWDC 2026 dan Apa Saja Fitur Barunya?
Iran Temukan Pangkalan...
Iran Temukan Pangkalan Angkatan Laut Berusia 2.000 Tahun di Selat Hormuz
Apa Itu Siri AI Apple...
Apa Itu Siri AI Apple dan Mengapa 1,3 Miliar iPhone Tak Bisa Menjalankannya?
Poco F8 Ultra Kembali...
Poco F8 Ultra Kembali Dijual di Indonesia: HP Gaming Buas dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5
Siaga di Selat Hormuz,...
Siaga di Selat Hormuz, AS Gunakan Perahu Canggih Tanpa Awak
Amankan Piala Dunia...
Amankan Piala Dunia 2026, AS Kerahkan Sistem Pertahanan Anti-drone
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved