Baru di Indonesia, AWS Sediakan Teknologi Canggih Pemantau Orang Utan
Jum'at, 05 Juni 2020 - 22:36 WIB
loading...
AWS menjalin kolaborasi bersama WWF Indonesia untuk menyelamatkan orang utan di Indonesia dari kepunahan. Foto/ist
A
A
A
JAKARTA - Amazon Web Services (AWS) , anak perusahaan dari Amazon , resmi menjalin kolaborasi dengan World Wildlife Fund for Nature Indonesia (WWF Indonesia) , organisasi nirlaba yang berada di dalam jaringan WWF global, untuk menyelamatkan orang utan di Indonesia dari kepunahan. (Baca juga: DNA Mirip Manusia, Orangutan dan Kera Besar Rawan Terinfeksi Virus Corona )
Kolaborasi ini menghasilkan layanan machine learning yang mendukung WWF Indonesia. Teknologi sanggup memantau hingga mengevaluasi ukuran dan tingkat kesehatan populasi orang utan yang tinggal di habitat aslinya.
“Mendukung pemberdayaan organisasi-organisasi nirlaba, melalui pemanfaatan teknologi Cloud dalam membangun dunia yang lebih baik merupakan salah satu prioritas yang menjadi misi AWS,” kata Peter Moore, Regional Managing Director for Asia Pacific and Japan, Worldwide Public Sector AWS, dalam pertemuan dengan media secara virtual, Kamis (4/6/2020).
Berkat teknologi yang dimiliki AWS, ujar dia, WWF Indonesia bisa mengumpulkan foto secara otomatis dari tiap-tiap ponsel pintar maupun kamera-kamera yang diaktifkan oleh gerakan yang dipasang di setiap basecamp. Foto-foto tersebut kemudian bisa diunggah ke Amazon Simple Storage Service (Amazon S3) untuk keperluan analisis.
Jadi, ungkap Peter, pemantauan bisa dilakukan secara akurat dan cepat, untuk melihat apakah ada orang utan yang sedang hamil, sakit, atau mengalami luka, sehingga bisa segera diberikan perawatan.
Kolaborasi ini menghasilkan layanan machine learning yang mendukung WWF Indonesia. Teknologi sanggup memantau hingga mengevaluasi ukuran dan tingkat kesehatan populasi orang utan yang tinggal di habitat aslinya.
“Mendukung pemberdayaan organisasi-organisasi nirlaba, melalui pemanfaatan teknologi Cloud dalam membangun dunia yang lebih baik merupakan salah satu prioritas yang menjadi misi AWS,” kata Peter Moore, Regional Managing Director for Asia Pacific and Japan, Worldwide Public Sector AWS, dalam pertemuan dengan media secara virtual, Kamis (4/6/2020).
Berkat teknologi yang dimiliki AWS, ujar dia, WWF Indonesia bisa mengumpulkan foto secara otomatis dari tiap-tiap ponsel pintar maupun kamera-kamera yang diaktifkan oleh gerakan yang dipasang di setiap basecamp. Foto-foto tersebut kemudian bisa diunggah ke Amazon Simple Storage Service (Amazon S3) untuk keperluan analisis.
Jadi, ungkap Peter, pemantauan bisa dilakukan secara akurat dan cepat, untuk melihat apakah ada orang utan yang sedang hamil, sakit, atau mengalami luka, sehingga bisa segera diberikan perawatan.
Lihat Juga :