Astronom Temukan Kandidat Planet ke-9 Pengganti Pluto
Rabu, 17 November 2021 - 08:33 WIB
loading...
Astronom menemukan kandidat planet kesembilan karena mengorbit dengan aneh di bawah pola gravitasi yang besar. Foto/dok
A
A
A
JAKARTA - Setelah memastikan Pluto bukan planet, astronom mengamati obyek misterius selama bertahun-tahun di ujung tata surya. Astronom menengarai kalau obyek tersebut bisa saja planet kesembilan karena mengorbit dengan aneh di bawah pola gravitasi yang besar.
Astronom Michael Rowan-Robinson dari Imperial College London di Inggris melakukan analisis data yang dikumpulkan oleh Infrared Astronomical Satellite (IRAS) pada tahun 1983, dan menemukan trio sumber titik yang mungkin saja Planet Sembilan.
"Mengingat kualitas deteksi IRAS yang buruk, pada batas survei, dan di bagian langit yang sangat sulit untuk deteksi inframerah jauh, kemungkinan calon itu nyata tidak terlalu besar," tulisnya seperti dikutip Science Alert, Rabu (17/11/2021).
BACA: NASA Temukan Pintu Menuju Dunia Lain
Spekulasi tentang keberadaan planet tersembunyi di bagian terluar Tata Surya telah berputar selama beberapa dekade, tetapi mencapai puncak baru pada tahun 2016 dengan publikasi makalah yang mengusulkan bukti baru.
Astronom Mike Brown dan Konstantin Batygin dari Caltech menemukan bahwa benda-benda kecil di Sabuk Kuiper luar Tata Surya mengorbit dengan aneh, seolah-olah didorong ke dalam pola di bawah pengaruh gravitasi sesuatu yang besar.
Benda misterius itu bisa menjadi lima hingga 10 kali massa Bumi, mengorbit pada jarak antara 400 dan 800 unit astronomi. Objek ini sangat jauh, dan cukup kecil dan dingin dan mungkin tidak memantulkan banyak sinar matahari sama sekali.
Astronom Michael Rowan-Robinson dari Imperial College London di Inggris melakukan analisis data yang dikumpulkan oleh Infrared Astronomical Satellite (IRAS) pada tahun 1983, dan menemukan trio sumber titik yang mungkin saja Planet Sembilan.
"Mengingat kualitas deteksi IRAS yang buruk, pada batas survei, dan di bagian langit yang sangat sulit untuk deteksi inframerah jauh, kemungkinan calon itu nyata tidak terlalu besar," tulisnya seperti dikutip Science Alert, Rabu (17/11/2021).
BACA: NASA Temukan Pintu Menuju Dunia Lain
Spekulasi tentang keberadaan planet tersembunyi di bagian terluar Tata Surya telah berputar selama beberapa dekade, tetapi mencapai puncak baru pada tahun 2016 dengan publikasi makalah yang mengusulkan bukti baru.
Astronom Mike Brown dan Konstantin Batygin dari Caltech menemukan bahwa benda-benda kecil di Sabuk Kuiper luar Tata Surya mengorbit dengan aneh, seolah-olah didorong ke dalam pola di bawah pengaruh gravitasi sesuatu yang besar.
Benda misterius itu bisa menjadi lima hingga 10 kali massa Bumi, mengorbit pada jarak antara 400 dan 800 unit astronomi. Objek ini sangat jauh, dan cukup kecil dan dingin dan mungkin tidak memantulkan banyak sinar matahari sama sekali.
Lihat Juga :