Sampah Antariksa Bertambah, Dampak Uji Coba Rudal Anti Satelit Rusia
Selasa, 16 November 2021 - 07:03 WIB
loading...
A
A
A
Amerika Serikat melakukan tes anti-satelit pertama pada tahun 1959, ketika satelit masih langka dan baru.
BACA JUGA: Cara Memindahkan WhatsAppke HP Baru
April lalu, Rusia melakukan uji coba rudal anti-satelit lainnya karena para pejabat mengatakan bahwa ruang angkasa akan semakin menjadi domain penting untuk peperangan.
Tes ini juga menimbulkan pertanyaan tentang keberlanjutan jangka panjang dari operasi ruang angkasa yang penting untuk sejumlah besar kegiatan komersial, termasuk layanan perbankan dan GPS.
Pekan kemarin, Stasiun Luar Angkasa Internasional nyaris ditabrak puing-puing satelit China. Bahkan pesawat antariksa Rusia harus menghidupkan roket selama 6 menit untuk menggeser posisi ISS agar terhindar dari puing antariksa tersebut.
BACA JUGA: Cara Memindahkan WhatsAppke HP Baru
April lalu, Rusia melakukan uji coba rudal anti-satelit lainnya karena para pejabat mengatakan bahwa ruang angkasa akan semakin menjadi domain penting untuk peperangan.
Tes ini juga menimbulkan pertanyaan tentang keberlanjutan jangka panjang dari operasi ruang angkasa yang penting untuk sejumlah besar kegiatan komersial, termasuk layanan perbankan dan GPS.
Pekan kemarin, Stasiun Luar Angkasa Internasional nyaris ditabrak puing-puing satelit China. Bahkan pesawat antariksa Rusia harus menghidupkan roket selama 6 menit untuk menggeser posisi ISS agar terhindar dari puing antariksa tersebut.
(ysw)
Lihat Juga :