Ikan Penghisap Darah dengan Mulut Monster Muncul Kembali di Australia

Jum'at, 12 November 2021 - 16:03 WIB
loading...
Ikan Penghisap Darah...
Ikan purba bernama lamprey ini kembali ditemukan di Sungai Murray Australia. Foto/dok
A A A
SYDNEY - Ikan penghisap darah bukan isapan jempol karena belum lama ini ilmuwan berhasil menemukannya kembali setelah hilang selama dua dekade. Ikan purba bernama lamprey ini kembali ditemukan di Sungai Murray Australia.

Dikutip dari News.co.au, lamprey hampir punah setelah Australia mengalami kekeringan parah dari tahun 2001 hingga 2009. Kekeringan ini menyebabkan terputusnya sistem sungai Lower Murray selama lebih dari tiga tahun.

“Setelah kekeringan, kami benar-benar berjuang untuk menemukan lamprey. Kami khawatir akan kehilangan beberapa spesies lamprey dari Lembah Murray-Darling,” kata pemimpin Program Departemen Lingkungan dan Air untuk Coorong, Lower Lakes dan Murray Mouth, Adrienne Rumbelow.

BACA: Bikin Heboh, Ikan Mola-mola Langka Seberat 2 Ton Tertangkap Jaring Nelayan

Namun setelah memantau beberapa tahun, peneliti menemukan kembali ikan penghisap darah tersebut di Sungai Murray. Departemen Lingkungan dan Air mencatat, 91 lamprey berkantung dan empat lamprey berkepala pendek berenang dari Coorong Australia Selatan melalui sistem Sungai Murray antara Juli dan Oktober tahun lalu.

"Ini adalah jumlah tertinggi spesies purba dan asli yang pernah dipantau di Australia selama musim dingin," katanya.

Ekosistem di Sungai Murray kini berangsur-angsur normal sehingga ikan lamprey bisa terus berkembang biak. Seperti diketahui, lamprey adalah ikan anadromous yang bermigrasi dari laut ke sungai air tawar untuk bertelur.

BACA JUGA: Chipset Langka, Valve Kembali Tunda Peluncuran Konsol Game Steam Deck

The Murray-Darling Basin Authority menggambarkan bentuk lamprey berkantung berukuran sedang, ramping dan memanjang, dengan tubuh seperti belut tanpa sisik dengan panjang dewasa berkisar antara 50cm dan 70cm.

“Lamprey tidak memiliki rahang tapi memiliki mulut menyerupai cakram dengan gigi tumpul menyerupai spiral tidak beraturan dan terlihat menyeramkan," katanya.

Untuk bertahan hidup, lamprey memakan darah dan daging ikan yang lebih besar di laut. "Lamprey menggunakan giginya untuk menempel pada ikan yang lebih besar, membuat lubang kemudian memakan darah dan cairan dan bahkan potongan daging,” kata peneliti South Australian Research and Development Institute, Chris Bice.

BACA JUGA: Harga, Spesifikasi, dan Ubahan di All New Ertiga Suzuki Sport FF

Lamprey diketahui hanya mencari makan di laut. Ikan ini akan bermigrasi ke sungai air tawar untuk untuk bertelur dan mulai berhenti makan. “Jadi, meskipun mereka terlihat sedikit mengerikan, mereka tidak berbahaya bagi manusia,” katanya.
(ysw)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Gurita Biru Kehijauan...
Gurita Biru Kehijauan Langka Ditemukan di Dasar Laut Galapagos
Kura-kura Galapagos...
Kura-kura Galapagos Tertua Mati pada Usia 141 Tahun
Spesies Kodok Langka...
Spesies Kodok Langka Ditemukan Bisa Melahirkan Lebih dari 100 Bayi
Inilah Dinosaurus Berjuluk...
Inilah Dinosaurus Berjuluk Pedang Naga, Monster Apakah Itu?
Spesies Baru Laba-laba...
Spesies Baru Laba-laba dengan Jenis Kelamin Ganda Ditemukan
Ilmuwan Diam-diam Ciptakan...
Ilmuwan Diam-diam Ciptakan Makhluk Hybrid Campuran Manusia dengan Simpanse
Mengapa Kunang-Kunang...
Mengapa Kunang-Kunang Semakin Sulit Ditemukan? Pakar IPB Ungkap Penyebabnya
Peneliti UNEJ Ungkap...
Peneliti UNEJ Ungkap Keunikan Puyuh Gonggong, Fauna Endemik Jember yang Rentan Punah
Berburu Senja dan Primata...
Berburu Senja dan Primata Mungil Menggemaskan di Bukit Peramun Belitung
Rekomendasi
Kemlu: Dubes RI untuk...
Kemlu: Dubes RI untuk Iran Hadiri Pemakaman Ali Khamenei
Sistem Payment Gateway...
Sistem Payment Gateway Revolusioner untuk UMKM & Startup Dirilis, Jaminan Uptime 99,95%
Kapolri Lantik Kakorlantas...
Kapolri Lantik Kakorlantas Baru dan 6 Kapolda, Ini Daftarnya
Berita Terkini
Zuckerberg Mau Saingi...
Zuckerberg Mau Saingi Polymarket: Meta Siapkan Aplikasi Prediksi untuk 100 Juta Pengguna
TikTok Bukan Lagi Aplikasi...
TikTok Bukan Lagi Aplikasi Video: Evolusi Menjadi Super App yang Mengancam Google, Amazon, hingga Bank
Geger Robot Humanoid...
Geger Robot Humanoid Siap Gantikan Buruh Pabrik, Biaya Kerjanya Cuma Rp35 Ribu per Jam!
Modernisasi Infrastruktur...
Modernisasi Infrastruktur TI Kunci Efisiensi dan Ketahanan Bisnis di Era Digital
iPhone 18 Pro Max Kapasitas...
iPhone 18 Pro Max Kapasitas Baterai Diklaim Jauh Melampaui Samsung S26 Ultra
Setelah GTA 6 Dijual...
Setelah GTA 6 Dijual Rp1,4 Juta, Game Lain Ikut-Ikutan Naik!
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved