Puncak Hujan Meteor Leonids Tahun Ini Diperkirakan Terjadi pada 17 November

Kamis, 11 November 2021 - 22:30 WIB
loading...
A A A
Hujan meteor adalah sisa-sisa pecahan komet dan asteroid. Benda-benda berbatu ini terdiri dari gas beku, debu, dan bahan lainnya. Beberapa di antaranya berasal dari pembentukan Tata Surya. (Baca juga; Purnama hingga Hujan Meteor Terjadi di Pekan Keempat Juni 2021 )

Saat batuan ruang angkasa ini bergerak lebih dekat ke Matahari, tarikan gravitasi bintang yang kuat dapat melemahkan dan memecahnya saat mendekat. Debu membentuk jejak, yang dilalui Bumi setiap tahun saat mengorbit mengelilingi Matahari.

Sebagian dari debu itu berinteraksi dengan atmosfer Bumi dan hancur, membentuk garis-garis api yang kita amati di langit dan disebut meteor. Hujan meteor Leonid terkenal cerah dan terang berwarna-warni.

Pada akhir tahun 2021, masih ada hujan meteor Geminid dan Ursid pada 4-17 Desember. Pada tahun 2022, hujan meteor pertama yang memulai Tahun Baru adalah hujan meteor Quadrantids, puncaknya pada 2 Januari. Hujan meteor Lyrid akan menyusul di musim semi, dari 14 April 2022 hingga 30 April 2022.
(wib)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Gerhana Bulan Merah...
Gerhana Bulan Merah Mewarnai Langit Indonesia Malam Ini
Ilmuwan Klaim Planet...
Ilmuwan Klaim Planet Mars Dahulu Berwarna Biru Sebelum Jadi Merah
Fenomena Alam Cincin...
Fenomena Alam Cincin Hitam Muncul di Langit Disneyland
Fenomena Langit Misterius:...
Fenomena Langit Misterius: Garis-garis Api Menggemparkan India
Rotasi Bumi Mendadak...
Rotasi Bumi Mendadak Bertambah Cepat, Penyebabnya hingga Kini Belum Terkuak
Panas Ekstrem di Spanyol...
Panas Ekstrem di Spanyol Jadi yang Terburuk di Eropa
Matahari Tepat di Atas...
Matahari Tepat di Atas Ka’bah pada 27-28 Mei, Kemenag Ajak Cek Arah Kiblat
Jadi Senjata Canggih...
Jadi Senjata Canggih Baru Indonesia, Ini Kehebatan Rudal Meteor
Meteor Cirebon Jadi...
Meteor Cirebon Jadi Alarm Bahaya, Fisikawan IPB Ungkap Ancaman Asteroid hingga Badai Matahari
Rekomendasi
Tio Pakusadewo Belum...
Tio Pakusadewo Belum Jalani Operasi Katup Jantung, Dewi Irawan Ungkap Alasannya
Menhut Ngaku Sempat...
Menhut Ngaku Sempat Diberi Amplop oleh Bupati Kuansing: Sudah Dikembalikan 17 Hari sebelum OTT
Elnusa Petrofin Salurkan...
Elnusa Petrofin Salurkan Perdana Biosolar B50 untuk Sektor Industri
Berita Terkini
Sekolah untuk Robot...
Sekolah untuk Robot Humanoid Resmi Dibuka, Ini Pelajarannya
Bulan Juni 2026, Ilmuwan...
Bulan Juni 2026, Ilmuwan Sebut Air Laut Mulai Mendidih
Meta Bantah Tuduhan...
Meta Bantah Tuduhan Medsosnya Menyebabkan Anak-anak Kecanduan
AS Menguji Pertempuran...
AS Menguji Pertempuran Udara Jarak Jauh dengan Dukungan AI F-16
AI for Life: Ketika...
AI for Life: Ketika Kampus Mulai Bicara Etika, Bukan Sekadar Teknologi
Bot Judi Online Kini...
Bot Judi Online Kini Lebih Canggih: Deteksi Konten Viral, Langsung Banjiri Ribuan Komentar
Infografis
16 Bank Bangkrut hingga...
16 Bank Bangkrut hingga November 2024, Ini Daftarnya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved