Ini Langkah Samsung untuk Sambut New Normal

Jum'at, 05 Juni 2020 - 13:52 WIB
loading...
Ini Langkah Samsung...
Pabrikan ponsel masih tetap mempertahankan berbagai kemudahan layanan online untuk menyambut new normal yang mulai diberlakukan.
A A A
JAKARTA - Tatanan normal baru atau new normal sudah mulai diberlakukan hari ini. Tidak hanya Aparatur Sipil Negara (ASN/PNS), banyak perusahaan yang sudah dan akan memberlakukan hal serupa, menyesuaikan dengan pembatasan sosial berskala besar (PSBB). Artinya, tingkah laku dan kegiatan konsumen pun tak lama lagi akan ikut berubah. Dari lebih banyak work form home (WFH), kini mulai beraktivitas biasa.Belanja yang dulunya fokus di online, berlahan akan beralih ke ritel lagi.

Tapi, bagaimana strategi vendor dalam menyambut new normal? Pabrikan ponsel seperti PT Samsung Electronics Indonesia rupanya tetap akan mempertahankan langkah dan layanan baru yang sudah mereka lakukan selama masa pandemi serta Ramadan kemarin, yang memprioritaskan kesehatan dan keselamatan.

”Kami mempermudah konsumen dalam membeli ponsel,jugasaat melakukan kegiatan servis,” ujar Irfan Rinaldi, Product Marketing Manager, Samsung Electronics Indonesia dalam peluncuran Galaxy A21 kemarin. (Baca juga: Galaxy A21s Goda Pasar Indonesia )

Chatting Virtual,Servis Antar Jemput Gratis
Ini Langkah Samsung untuk Sambut “New Normal”

Ketika ingin berbelanja tapi bingung menentukan ponsel Galaxy mana yang dipilih, misalnya, konsumen bisa memanfaatkan konsultasi virtual Samsung Visual Consultant . Mereka bisa bertanya langsung dengan Sales Consultant Samsung, bukan chatbot atau komputer.

Cukup dengan menginstal aplikasi Zoom atau Line, memilih Sales Consultant yang tersedia,konsumen dapat langsungberbicara lewat video call. Selain ponsel, konsumen juga berkonsultasi soal TV hingga Home Appliance. Konsultasi berlangsung pada pukul 9 pagi hingga 10 malam.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Samsung Akui Tak Berdaya...
Samsung Akui Tak Berdaya Hadapi Gempuran Produk China
Ini Pemicu Samsung Berhenti...
Ini Pemicu Samsung Berhenti Jualan TV dan Perangkat Elektronik
Alasan Galaxy S26 Ultra...
Alasan Galaxy S26 Ultra Disebut AI Phone Paling Matang untuk Kerja Mobile di 2026
Samsung Umumkan Berhenti...
Samsung Umumkan Berhenti Jualan TV dan Perangkat Elektronik
Samsung Off Side Asal...
Samsung Off Side Asal Comot Gambar Dua Lipa Tanpa Izin
Samsung Siap Angkat...
Samsung Siap Angkat Kaki dari China, Ini Masalahnya
Dua Lipa Gugat Samsung...
Dua Lipa Gugat Samsung Rp260 Miliar Gara-gara Foto Dipakai di Kardus TV Tanpa Izin
Samsung Luncurkan Hearapy,...
Samsung Luncurkan Hearapy, Aplikasi untuk Mengurangi Mabuk Perjalanan
Kacamata AI Karya Mahasiswa...
Kacamata AI Karya Mahasiswa UI Bawa Indonesia ke Global Ambassador Samsung SFT 2026
Rekomendasi
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
Integrasi Pendidikan,...
Integrasi Pendidikan, Visitasi Rektorat UIN Jakarta Berjalan Lancar dan Tak Ganggu KBM
Hasil Indonesia Open...
Hasil Indonesia Open 2026: Jonatan Sikat Alwi, Jafar/Felisha Kalah
Berita Terkini
Korea Selatan Kembangkan...
Korea Selatan Kembangkan Teknologi Mesin Metana untuk Roket Luar Angkasa
Meta Luncurkan Agen...
Meta Luncurkan Agen Bisnis di WhatsApp, Instagram, dan Messenger
Heboh Grab Dikabarkan...
Heboh Grab Dikabarkan Kabur Gara-Gara Aturan Baru, CEO Neneng Buka Suara
Ambisi Gila IPO SpaceX:...
Ambisi Gila IPO SpaceX: Kejar Rp1.350 Triliun dalam Semalam
Mengapa Indonesia Mendadak...
Mengapa Indonesia Mendadak Jadi Kiblat Baru ChatGPT Images 2.0?
Melihat Lebih Dekat...
Melihat Lebih Dekat Fasilitas Penyimpanan Limbah Nuklir Pertama di Dunia
Infografis
3 Syarat Iran di Selat...
3 Syarat Iran di Selat Hormuz: Aturan Ketat untuk Kapal yang Melintas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved