Sudah Punya Karier Gemilang di Bidang Kedokteran, Pria Ini Raih Gelar Doktor Fisika di Usia 89 Tahun
Selasa, 09 November 2021 - 23:19 WIB
loading...
A
A
A
Pada awalnya Brad Marston agak skeptis terhadap kemampuan Steiner karena sebagai mahasiswa dia sudah terlalu tua berusia lebih dari 70 tahun alias seorang septuagenarian. “Sejujurnya, saya skeptis karena orang-orang biasanya tidak suka fisika, terutama fisika teoretis, apalagi pada usia lanjut,” kata Marston.
Tapi Marston tidak memberikan Steiner kelonggaran atau kemudahan ketika sampai pada topik PhD-nya. Dia menyuruh Steiner menangani masalah kompleks Bosonisasi. Marston dan mendiang rekannya Tony Houghton menyerahkan kepada Steiner untuk memecahkannya untuk meraih gelar Doktor Fisika.
Steiner akhirnya meraih gelar Doktor Fisika dan penemuannya saat disertasi bakal diterbitkan bersama Marston. Steiner bukan hanya menjadi Doktor Fisika tertua tapi juga Fisikawan tertua yang menerbitkan teorinya dalam buku.
“Saya benar-benar berada di puncak dunia,” kata Steiner. “PhD adalah salah satu yang paling saya hargai karena itulah yang saya perjuangkan sepanjang hidup saya,” tutur pria kelahiran Wina, Austria.
Tapi Marston tidak memberikan Steiner kelonggaran atau kemudahan ketika sampai pada topik PhD-nya. Dia menyuruh Steiner menangani masalah kompleks Bosonisasi. Marston dan mendiang rekannya Tony Houghton menyerahkan kepada Steiner untuk memecahkannya untuk meraih gelar Doktor Fisika.
Steiner akhirnya meraih gelar Doktor Fisika dan penemuannya saat disertasi bakal diterbitkan bersama Marston. Steiner bukan hanya menjadi Doktor Fisika tertua tapi juga Fisikawan tertua yang menerbitkan teorinya dalam buku.
“Saya benar-benar berada di puncak dunia,” kata Steiner. “PhD adalah salah satu yang paling saya hargai karena itulah yang saya perjuangkan sepanjang hidup saya,” tutur pria kelahiran Wina, Austria.
(wib)
Lihat Juga :