9 Jenis Ular Paling Berbahaya di Dunia
Jum'at, 05 November 2021 - 13:23 WIB
loading...
A
A
A
Penamaan ular welang didasari oleh pola tubuhnya yang berpola belang hitam-kuning atau hitam-putih pada umumnya.Selain di Indonesia, ular ini menyebar di sebagian besar kawasan Asia Tenggara hingga Asia Selatan.Kebanyakan kasus gigitan ular welang terjadi pada malam hari. Ini karena karakteristik ular welang yang lebih aktif pada malam hari, dibanding pada siang hari.
8. Ular Boomslang
Ular boomslang merupakan salah satu jenis ular paling berbahaya di dunia yang mendiami kawasan Afrika, khususnya di Gurun Sahara. Boomslang merujuk pada kata "boom" yang berarti pohon dan "slang" yang berarti ular, menyesuaikan karakteristik ular ini yang kebanyakan menghabiskan waktu di pepohonan.
Jenis ular dengan nama Latin Dispholidus typus tidak aktif bergerak dan lebih banyak berkamuflase layaknya dahan pada pepohonan saat hendak berburu mangsanya.Bisa pada ular boomslang bersifat hemotoksin yang menyerang sistem sirkulasi darah dan sistem otot. Umumnya bisa hemotoksin ini baru akan bereaksi dan menunjukkan dalam 48 jam setelah gigitan pertama.
9. Ular Barba Amallira
Ular barba amarilla yang memiliki nama Latin Bothrops asper ini memiliki berbagai nama lain, seperti terciopelo, cuatro narice, dan fer-de-lance. Salah satu jenis ular viper paling mematikan di dunia ini menyebar mulai bagian selatan Meksiko, Amerika Tengah, hingga bagian utara Amerika Selatan.
Jenis ular berbisa yang satu ini memiliki habitat utama di kawasan dataran rendah, bahkan sangat dekat dengan tempat tinggal manusia. Kedekatannya dengan lingkungan manusia dan sifatnya yang cenderung defensif, membuat ular barba amarilla tergolong jenis ular berbahaya dan mudah untuk menyerang.
MG10-Soraya Balqis
8. Ular Boomslang
Ular boomslang merupakan salah satu jenis ular paling berbahaya di dunia yang mendiami kawasan Afrika, khususnya di Gurun Sahara. Boomslang merujuk pada kata "boom" yang berarti pohon dan "slang" yang berarti ular, menyesuaikan karakteristik ular ini yang kebanyakan menghabiskan waktu di pepohonan.
Jenis ular dengan nama Latin Dispholidus typus tidak aktif bergerak dan lebih banyak berkamuflase layaknya dahan pada pepohonan saat hendak berburu mangsanya.Bisa pada ular boomslang bersifat hemotoksin yang menyerang sistem sirkulasi darah dan sistem otot. Umumnya bisa hemotoksin ini baru akan bereaksi dan menunjukkan dalam 48 jam setelah gigitan pertama.
9. Ular Barba Amallira
Ular barba amarilla yang memiliki nama Latin Bothrops asper ini memiliki berbagai nama lain, seperti terciopelo, cuatro narice, dan fer-de-lance. Salah satu jenis ular viper paling mematikan di dunia ini menyebar mulai bagian selatan Meksiko, Amerika Tengah, hingga bagian utara Amerika Selatan.
Jenis ular berbisa yang satu ini memiliki habitat utama di kawasan dataran rendah, bahkan sangat dekat dengan tempat tinggal manusia. Kedekatannya dengan lingkungan manusia dan sifatnya yang cenderung defensif, membuat ular barba amarilla tergolong jenis ular berbahaya dan mudah untuk menyerang.
MG10-Soraya Balqis
(wib)
Lihat Juga :