Ini Cara Jitu Selamat dari Gigitan Ular Menurut Pawang

Kamis, 04 November 2021 - 07:00 WIB
loading...
Ini Cara Jitu Selamat...
Dr Christina Zdenek, sebagai peneliti ular, pernah digigit ular paling berbisa di Australia. Foto/ABC.
A A A
AUSTRALIA - Pawang ular ternama dan Zoologist dari Australia Dr Christina Zdenek memberikan panduan agar tidak tewas apabila digigit ular beracun . Peneliti dari University of Queensland itu tidak sekadar memberikan tips berdasarkan pengetahuan.

Dia bersama suaminya, Chris Hay justru telah mempraktekkannya. Sebagai pawang ular, keduanya mau tidak mau pernah kena gigit ular. "Saya pernah sekali kena gigit ular Dugite yang paling mematikan karena bisa yang sangat berbahaya. Suami saya bahkan pernah tiga hari koma karena digigit ular," kenang Dr Christina Zdenek.

Keduanya beruntung bisa selamat dari gigitan ular berbahaya itu. Sebagai peneliti dan pawang ular mereka cukup tahu banyak informasi bagaimana caranya selamat atau tidak tewas setelah digigit ular.

Dikutip ABC, Dr Christina Zdenek mengatakan saat ini dengan pesatnya ilmu kesehatan dan medis telah ditemukan banyak obat anti-bisa ular. Seharusnya banyak orang akan selamat dengan menggunakan anti-bisa ular yang tersedia di rumah sakit.

Baca juga : Terungkap, Menteri Malaysia Gunakan Mobil Dinas Toyota Vellfire

Ini Cara Jitu Selamat dari Gigitan Ular Menurut Pawang


Hanya saja banyak orang cenderung melakukan penanganan yang salah selama korban gigitan ular belum mendapatkan penanganan medis yang memadai. Dia mengatakan banyak orang cenderung panik begitu digigit ular.

Dia bercerita masyarakat lokal Australia terutama di kawasan Queensland, bisa selamat dari gigitan ular dengan tidak bergerak sama sekali. "Mereka yang digigit ular ditaruh di sebuah pohon dan sama sekali tidak bergerak selama 5 hari. Seluruh kebutuhan orang itu dipenuhi oleh orang-orang sekitarnya," ucapnya.

Agar racun atau bisa ular tidak cepat menyerang, korban gigitan ular harus tidak bergerak sama sekali. Jangan sekali pun menggerakkan otot karena hal itu akan membuat racun atau bisa ular mulai menyerang seluruh tubuh. "Kemudian, bungkus anggota tubuh yang terkena gigitan ular dengan perban kompresi. Seperti yang Anda lakukan untuk pergelangan kaki/pergelangan tangan yang terkilir," jelasnya.

Baca juga : Mengulik Istimewanya Mitsubishi Xpander Rockford Fosgate Black Edition

Menurutnya tindakan itu setidaknya bisa memperlambat gerak racun hingga 6-10 jam. Jadi korban gigitan ular masih punya banyak waktu untuk mendapatkan penanganan medis yang memadai. Setelahnya korban gigitan memang harus masuk ke rumah sakit untuk mendapatkan anti-bisa ular.

"Perlu ditekankan, begitu sampai ke rumah sakit peringatkan para perawat agar tidak langsung melepas perban kompresi yang ada di bagian tubuh yang terkena gigitan ular," jelasnya.

Dia mengatakan melepas perban dengan cepat seperti membuka pintu air untuk racun. Akibatnya, tubuh korban akan mengalami syok. "Perban harus dilepas perlahan selama satu jam, dalam beberapa bagian, mulai dari atas ke bawah," terangnya.
(wsb)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Spesies Baru Ular Bermoncong...
Spesies Baru Ular Bermoncong Tanduk Ditemukan di India
Berwarna Unik, Spesies...
Berwarna Unik, Spesies Ular Baru Ditemukan di Sulawesi Selatan
Catat! Ini 8 Jenis Ular...
Catat! Ini 8 Jenis Ular Mematikan yang Bisa Memakan Manusia
Bill Haast, Sosok Pria...
Bill Haast, Sosok Pria yang Bertahan Hidup dari 173 Gigitan Ular
Mengenal Ular Syujaul...
Mengenal Ular Syuja'ul Aqra, Ular yang Menemani di Alam Kubur
Tempat Persembunyian...
Tempat Persembunyian Ular saat Musim Hujan, Waspada saat banjir!
50.000 Orang Tewas di...
50.000 Orang Tewas di India Setiap Tahun Akibat Digigit Ular
Horor, Penumpang Pesawat...
Horor, Penumpang Pesawat Ini Bawa 44 Ular Berbisa Asal Indonesia
Ngeri, Nenek di Buton...
Ngeri, Nenek di Buton Tewas Dililit Ular Piton 7 Meter
Rekomendasi
Anggota Polri yang Duduki...
Anggota Polri yang Duduki Jabatan di Luar Struktur Tak Perlu Mundur selama Penugasan Negara
Mengapa The All-New...
Mengapa The All-New Lexus ES Bawa Evolusi Sedan Mewah Listrik ke Indonesia?
Kasus Rabies Renggut...
Kasus Rabies Renggut Nyawa Pelajar, DPRD Nagakeo Minta Pemda Perkuat Pengendalian
Berita Terkini
Mengenal Siri AI di...
Mengenal Siri AI di WWDC 2026 dan Apa Saja Fitur Barunya?
Iran Temukan Pangkalan...
Iran Temukan Pangkalan Angkatan Laut Berusia 2.000 Tahun di Selat Hormuz
Apa Itu Siri AI Apple...
Apa Itu Siri AI Apple dan Mengapa 1,3 Miliar iPhone Tak Bisa Menjalankannya?
Poco F8 Ultra Kembali...
Poco F8 Ultra Kembali Dijual di Indonesia: HP Gaming Buas dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5
Siaga di Selat Hormuz,...
Siaga di Selat Hormuz, AS Gunakan Perahu Canggih Tanpa Awak
Amankan Piala Dunia...
Amankan Piala Dunia 2026, AS Kerahkan Sistem Pertahanan Anti-drone
Infografis
Daftar Juara Liga Indonesia...
Daftar Juara Liga Indonesia dari Masa ke Masa: Persib Ukir Sejarah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved