Bumi Nyaris Dihantam Asteroid, Lintasannya Hanya Berjarak 3.000 Kilometer

Rabu, 03 November 2021 - 08:26 WIB
loading...
Bumi Nyaris Dihantam...
Ilustrasi, asteroid yang dijuluki 2021 UA1 ini merupakan batu luar angkasa yang melintas paling dekat dengan bumi. Foto/dok
A A A
JAKARTA - Sebuah asteroid seukuran lemari es melesat melewati Bumi minggu lalu. Para astronom tidak mengetahui asteroid tersebut sampai beberapa jam setelah menghilang mereka menyadari kalau bahaya baru saja melintasi bumi.

Asteroid yang dijuluki 2021 UA1 ini merupakan batu luar angkasa yang melintas paling dekat dengan bumi. Asteroid tersebut terlihat pada 24 Oktober 2021 melintas di atas Antartika dalam jarak 3.000 kilometer.

"Jarak itu lebih dekat dari beberapa satelit yang saat ini mengorbit di bumi," kata CNET melaporkan.

BACA: Lebih Dekat ke Bumi, Dua Asteroid Mengandung Emas Kembali Ditemukan

Para ilmuwan tidak menyadari objek tersebut karena mendekati sisi siang hari Bumi dari arah matahari, sehingga asteroid yang relatif redup dan kecil tidak terdeteksi sampai sekitar 4 jam setelah lewat di titik terdekatnya, menurut CNET.

Beruntung karena diameternya yang hanya sekitar dua meter, UA1 terlalu kecil untuk menimbulkan ancaman. Bahkan jika sampai menghantam Bumi, sebagian besar asteroid itu akan terbakar habis di atmosfer sebelum bisa menyentuh tanah.

Menurut Pusat Studi Objek Dekat Bumi (CNEOS) NASA, komet dan asteroid yang mengorbit dalam lingkungan kosmik kita, mendekati Bumi dalam jarak 1,3 unit astronomi sekitar 194,5 juta kilometer dikenal sebagai objek dekat Bumi atau NEO.

NASA menggunakan teleskop di darat dan di luar angkasa untuk menemukan dan memantau NEO; untuk melacak orbitnya dan mengidentifikasi ukuran, bentuk, dan komposisinya.

BACA JUGA: Cara Memindahkan Stiker Telegram ke WhatsApp dengan Mudah Tanpa Aplikasi

Teleskop ini juga digunakan untuk menentukan objek yang berpotensi berbahaya, mengelola upaya ini melalui Kantor Koordinasi Pertahanan Planet dari badan tersebut.

Untuk sebuah asteroid yang dianggap berbahaya, ia harus berukuran setidaknya berdiameter sekitar 140 meter. Asteroid 2021 UA1 mungkin tidak cukup besar untuk mengancam planet ini, tetapi bagaimana dengan asteroid yang lebih besar yang mungkin menuju bumi.

NASA juga sedang menyelidiki teknologi pertahanan untuk melindungi Bumi dari kemungkinan tabrakan dengan batuan luar angkasa yang lebih besar, melalui defleksi.

Uji Pengalihan Asteroid Ganda (DART) yang dijadwalkan diluncurkan pada 24 November, NASA akan menguji metode untuk mengalihkan asteroid dengan menabraknya dengan pesawat ruang angkasa yang dikendalikan dari jarak jauh berkecepatan tinggi.

BACA JUGA: Khusus Untuk Patroli Polisi, Ini Kemampuan Skuter Listrik BMW CE-04

Namun, untuk mengalihkan asteroid, NASA perlu mendeteksinya sebelum menabrak Bumi. Itu sebabnya misi lain, NEO Surveyor, sedang mengembangkan teleskop ruang angkasa inframerah yang dapat meningkatkan kemungkinan memata-matai asteroid licik seperti UA1 yang mendekat dari belakang matahari.
(ysw)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Sebuah Asteroid Menabrak...
Sebuah Asteroid Menabrak Bulan pada 2032, Dampaknya Akan Mencapai Bumi
Ilmuwan Temukan Kehidupan...
Ilmuwan Temukan Kehidupan dalam Sampel Asteroid Bennu
Karena Alasan Ini, Batu...
Karena Alasan Ini, Batu dari Mars di Afrika Diselidiki
Asteroid 2024 YR4 Diklaim...
Asteroid 2024 YR4 Diklaim Akan Menabrak Bulan
NASA Umumkan Baru Saja...
NASA Umumkan Baru Saja Selamatkan Bumi dari Kehancuran
NASA Kurangi Risiko...
NASA Kurangi Risiko Ancaman Asteroid Berbahaya Menjadi 0,28 Persen
Mengenal Prof Premana,...
Mengenal Prof Premana, Dosen Astronomi ITB yang Namanya Abadi di Langit
Bukti Risiko Bumi Dihantam...
Bukti Risiko Bumi Dihantam Asteroid Semakin Meningkat
NASA Minta Penduduk...
NASA Minta Penduduk Bumi Siaga 1, Kondisi Alam Semesta Tak Stabil
Rekomendasi
Catatan Bersejarah Maroko...
Catatan Bersejarah Maroko Usai Tembus Perempat Final Piala Dunia 2026
Kemlu: Dubes RI untuk...
Kemlu: Dubes RI untuk Iran Hadiri Pemakaman Ali Khamenei
Liburan Sekolah Penuh...
Liburan Sekolah Penuh Aktivitas Seru, Edukatif, dan Bermakna Bersama Paramount Gading Serpong
Berita Terkini
Zuckerberg Mau Saingi...
Zuckerberg Mau Saingi Polymarket: Meta Siapkan Aplikasi Prediksi untuk 100 Juta Pengguna
TikTok Bukan Lagi Aplikasi...
TikTok Bukan Lagi Aplikasi Video: Evolusi Menjadi Super App yang Mengancam Google, Amazon, hingga Bank
Geger Robot Humanoid...
Geger Robot Humanoid Siap Gantikan Buruh Pabrik, Biaya Kerjanya Cuma Rp35 Ribu per Jam!
Modernisasi Infrastruktur...
Modernisasi Infrastruktur TI Kunci Efisiensi dan Ketahanan Bisnis di Era Digital
iPhone 18 Pro Max Kapasitas...
iPhone 18 Pro Max Kapasitas Baterai Diklaim Jauh Melampaui Samsung S26 Ultra
Setelah GTA 6 Dijual...
Setelah GTA 6 Dijual Rp1,4 Juta, Game Lain Ikut-Ikutan Naik!
Infografis
Aktivitas Gempa Bumi...
Aktivitas Gempa Bumi Bisa Dipengaruhi Panas Matahari
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved