Antartika Diklaim sebagai Wilayah dengan Udara Terbersih di Dunia
Kamis, 04 Juni 2020 - 16:31 WIB
loading...
Klaim tersebut diutarakan dalam studi terbaru yang dilakukan oleh para peneliti dari Colorado State University. Caranya dengan menguji coba jenis komposisi bioaerosol (mikroorganisme udara). FOTO/IST
A
A
A
JAKARTA - Peneliti percaya bahwa di Samudera Selatan, tepatnya di Antartika, menjadi tempat dengan udara terbersih di dunia. Keadaan atmosfer di sana terindentifikasi tidak berubah, meski banyak aktivitas manusia.
Klaim tersebut diutarakan dalam studi terbaru yang dilakukan oleh para peneliti dari Colorado State University. Caranya dengan menguji coba jenis komposisi bioaerosol (mikroorganisme udara). BACA JUGA - Fenomena Alam Jumat Ini, Langit Akan Dihiasi Warna-Warni Centil
Sonia Kreidenweis, salah satu dari ilmuwan itu, meyakini bahwa udara yang ada di lapisan batas Samudra Selatan bebas dari partikel aerosol. Meskipun kegiatan manusia seperti pembakaran fosil, menanam tanaman tertentu, memproduksi pupuk, dan pembuangan air limbah, masih terus aktif. BACA JUGA - China Bakal Mulai Perburuan Alien September Mendatang
Aerosol merupakan partikel yang menyebabkan polusi udara. Zat berupa gas padat dan cairan ini juga yang mengendalikan sifat-sifat awan di Samudera Selatan.
Menurut Thomas Hill, salah satu peneliti lainnya, aerosol sangat berkaitan dengan biologis laut dan Antartika. Namun, terlihat terisolasi dari penyebaran mikroorganisme ke selatan, serta pengendapan nutrisi.
Klaim tersebut diutarakan dalam studi terbaru yang dilakukan oleh para peneliti dari Colorado State University. Caranya dengan menguji coba jenis komposisi bioaerosol (mikroorganisme udara). BACA JUGA - Fenomena Alam Jumat Ini, Langit Akan Dihiasi Warna-Warni Centil
Sonia Kreidenweis, salah satu dari ilmuwan itu, meyakini bahwa udara yang ada di lapisan batas Samudra Selatan bebas dari partikel aerosol. Meskipun kegiatan manusia seperti pembakaran fosil, menanam tanaman tertentu, memproduksi pupuk, dan pembuangan air limbah, masih terus aktif. BACA JUGA - China Bakal Mulai Perburuan Alien September Mendatang
Aerosol merupakan partikel yang menyebabkan polusi udara. Zat berupa gas padat dan cairan ini juga yang mengendalikan sifat-sifat awan di Samudera Selatan.
Menurut Thomas Hill, salah satu peneliti lainnya, aerosol sangat berkaitan dengan biologis laut dan Antartika. Namun, terlihat terisolasi dari penyebaran mikroorganisme ke selatan, serta pengendapan nutrisi.
Lihat Juga :