Mengulik Ketersediaan Spektrum Hingga Potensi Frekuensi 5G di Tanah Air
Jum'at, 29 Oktober 2021 - 21:02 WIB
loading...
A
A
A
Frekuensi ini tentunya masih digunakan satelit, Ridwan dalam hal ini menilai untuk mendapatkan frekuensi tersebut perlu dihitung nilai bisnisnya kedepan dari layanan tersebut, untuk kemudian diambil frekuensinya sebagai kebutuhan layanan seluler.
“Tentu ini juga sebagai kompensasi para pemain satelit karena akan dilakukan cut off lebih awal. Jadi hemat saya harus win-win solution. Frekuensi ini mainstream, Indonesia bisa melakukan hal tersebut dan melakukan relokasi demi kepentingan 5G,” tambahnya.
BACA JUGA: Belalang Angrrek, Serangga Menawan yang Sangat Mematikan
Selanjutnya di frekuensi 4400 MHz masih di gunakan oleh satelit non-geostationary satellite orbit (NGSO) dan wireless backhaul. Dari area ini ada potensi bandwidth sebesar 100 MHz.
Sementara frekuensi 40000 MHz masih digunakan untuk kepentingan microwave link, tepatnya di pita 37000-39500 MHz, dan preferensi industri pada pita 37000-43500 Mhz untuk keperluan 5G .
Dalam pemaparannya, Ridwan mencatat dari potensi ketersediaan pita untuk mobile broadband, potensi bandwidth yang dihasilkan mencapai 6.561 MHz. Sedangkan total mobil broadband eksisting jika di kalkulasikan baru menyentuh angka 437 MHz.
“Tentu ini juga sebagai kompensasi para pemain satelit karena akan dilakukan cut off lebih awal. Jadi hemat saya harus win-win solution. Frekuensi ini mainstream, Indonesia bisa melakukan hal tersebut dan melakukan relokasi demi kepentingan 5G,” tambahnya.
BACA JUGA: Belalang Angrrek, Serangga Menawan yang Sangat Mematikan
Selanjutnya di frekuensi 4400 MHz masih di gunakan oleh satelit non-geostationary satellite orbit (NGSO) dan wireless backhaul. Dari area ini ada potensi bandwidth sebesar 100 MHz.
Sementara frekuensi 40000 MHz masih digunakan untuk kepentingan microwave link, tepatnya di pita 37000-39500 MHz, dan preferensi industri pada pita 37000-43500 Mhz untuk keperluan 5G .
Dalam pemaparannya, Ridwan mencatat dari potensi ketersediaan pita untuk mobile broadband, potensi bandwidth yang dihasilkan mencapai 6.561 MHz. Sedangkan total mobil broadband eksisting jika di kalkulasikan baru menyentuh angka 437 MHz.
Lihat Juga :