Mark Zuckerberg Ungkap Alasan Pilih Nama Meta Gantikan Facebook
Jum'at, 29 Oktober 2021 - 07:45 WIB
loading...
Mark Zuckerberg memberikan jawaban terkait pemilihan nama Meta gantikan Facebook. FOTO/ IST
A
A
A
MENLO PARK - Nama baru Facebook telah diumumkan, dalam kesempatan itu pendiri Facebook Mark Zuckerberg itu memberi alasan mengapa dia memilih nama Metaverse atau Meta.
Nama Meta dipilih mewakili harapan masa depan usai melewati sederet masalah di jagat media sosial. Rebranding tersebut diharapkan bisa memperkuat posisi raksasa media sosial tersebut di dunia baru Metaverse, yang dipandang Zuckerberg sebagai masa depan internet.
BACA JUGA - Facebook Resmi Berganti Nama Meta, Ini Visi ke Depan
"Jadi kami melihat sisi bisnis kami sebagai dua segmen yang berbeda. Satu untuk aplikasi sosial dan satu lagi untuk platform masa depan. Idenya adalah Metaverse yang kami lakukan bukanlah tentang salah satu dari segmen tersebut. Metaverse akan menjadi platform masa depan dan pengalaman sosial," ucap Zuckerberg dilansir The Verge Jumat (29/10/2021).
Penggantian nama ini berarti Facebook bukan lagi nama perusahaan secara menyeluruh --yang semula juga membawahi Instagram dan WhatsApp-- tapi hanya jadi merek anak perusahaan yang mengoperasikan layanan media sosial bernama sama.
Nama Meta dipilih mewakili harapan masa depan usai melewati sederet masalah di jagat media sosial. Rebranding tersebut diharapkan bisa memperkuat posisi raksasa media sosial tersebut di dunia baru Metaverse, yang dipandang Zuckerberg sebagai masa depan internet.
BACA JUGA - Facebook Resmi Berganti Nama Meta, Ini Visi ke Depan
"Jadi kami melihat sisi bisnis kami sebagai dua segmen yang berbeda. Satu untuk aplikasi sosial dan satu lagi untuk platform masa depan. Idenya adalah Metaverse yang kami lakukan bukanlah tentang salah satu dari segmen tersebut. Metaverse akan menjadi platform masa depan dan pengalaman sosial," ucap Zuckerberg dilansir The Verge Jumat (29/10/2021).
Penggantian nama ini berarti Facebook bukan lagi nama perusahaan secara menyeluruh --yang semula juga membawahi Instagram dan WhatsApp-- tapi hanya jadi merek anak perusahaan yang mengoperasikan layanan media sosial bernama sama.
Lihat Juga :