Kenapa Pantai Pink Berwarna Pink, Ini Penjelasannya

Minggu, 24 Oktober 2021 - 21:50 WIB
loading...
Kenapa Pantai Pink Berwarna...
Kenapa pantai pink berwarna pink jika ditinjau dari ilmu geologi. FOTO/ IST
A A A
JAKARTA - Kenapa pantai pink berwarna pink itu terjadi karena foraminifera atau Foram plankton mikroskopis yang kerabat tertuanya muncul di lautan hampir satu miliar tahun yang lalu.

Pasir pink tak hanya ada di Kepulauan Bahamas saja, tetapi Pulau Bermuda dan Indonesia juga punya pasir ini. Sudah dipastikan semua orang terkagum dengan keindahan alamnya.

BACA JUGA - Fakta Temuan Gunung Berapi Bawah Laut Terbaru seperti di Al Quran

Pasir berwarna pink ini bukan hanya sekadar filter kamera saja, tetapi juga betul-betul fenomena alam yang terdampar di lautan tersebut.

Meski begitu, apakah Anda tahu asal pasir berwarna pink itu dari mana? Berikut penyebabnya, seperti dilansir Dailymail.

Pasir pink ternyata tempat hidup terumbu karang yang diberi nama homotrema rubrum di mana spesies tersebut memiliki cangkang berwarna pink.

Saat mereka mati, mereka akan menyingkir ke pinggiran pantai, dan menyatu dengan spesiel lainnya di dalam pasir, misalnya plankton dan spesies lainnya yang akan membuat pasir berwarna pink.

Di Indonesia sendiri kamu bisa mengunjungi pantai merah muda di Pulau Komodo, dan juga Banyuwangi. Di sanalah mereka hidup dan mewarnai pasir menjadi pink.

Kenapa pantai pink berwarna pink s ecara ringkas telah dipaparkan di atas. Dan itulah penjelasan kenapa pantai pink berwarna pink, warna pasir seperti yang saat ini dapat dilihat wisatawan.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Fenomena Titik Dingin...
Fenomena Titik Dingin Atlantik Utara Terdeteksi, Tanda-tanda Bumi Sekarat Kian Nyata
Gerhana Matahari Total...
Gerhana Matahari Total Terlama Abad Ini Akan Segera Terjadi
Suhu Air Laut Meningkat,...
Suhu Air Laut Meningkat, Ahli Prediksi El Nino Super Bakal Terjadi
Manusia Memperlambat...
Manusia Memperlambat Putaran Rotasi Bumi, Ini Buktinya
ESA Menyelidiki Bola...
ESA Menyelidiki Bola Api Misterius yang Menerangi Langit Eropa
Gerhana Bulan Merah...
Gerhana Bulan Merah Mewarnai Langit Indonesia Malam Ini
Dari Pulau Terpencil...
Dari Pulau Terpencil ke Dunia yang Lebih Luas, PNM Bangun Ruang Literasi untuk Anak Rinca
Meruorah Jadi Gerbang...
Meruorah Jadi Gerbang Menjelajahi Pesona Komodo dan Flores
Bukan Pelangi Biasa,...
Bukan Pelangi Biasa, Ini Fakta Awan Warna-Warni di Jonggol Menurut Ahli IPB
Rekomendasi
Hari Keempat PRJ 2026...
Hari Keempat PRJ 2026 Padat Pengunjung, Area Kuliner Paling Ramai
Kunjungi Pyongyang,...
Kunjungi Pyongyang, Xi Jinping Diduga Berusaha Redam Pengaruh Rusia atas Korut
Belanda vs Jepang Tanpa...
Belanda vs Jepang Tanpa Gol di Babak Pertama, Samurai Biru Tahan Gempuran Oranje
Berita Terkini
Xbox Hadapi Tekanan...
Xbox Hadapi Tekanan Keuangan, CEO Mengancam Restrukturisasi
Huawei, Oppo, vivo,...
Huawei, Oppo, vivo, Xiaomi, dan Honor Dituduh Contek Teknologi iPhone
Untuk Pertama Kalinya...
Untuk Pertama Kalinya dalam Sejarah, Vaksin Buatan AI Diuji pada Manusia
Superkomputer Prediksi...
Superkomputer Prediksi 4 Pesepak Bola yang Bersinar di Piala Dunia 2026
Fenomena Titik Dingin...
Fenomena Titik Dingin Atlantik Utara Terdeteksi, Tanda-tanda Bumi Sekarat Kian Nyata
Eropa Wajibkan Pelabelan...
Eropa Wajibkan Pelabelan Konten yang Dihasilkan AI
Infografis
Iran Paksa AS Terima...
Iran Paksa AS Terima Kekalahan setelah 40 Hari Berperang, Ini 10 Poin Gencatan Senjata
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved