Ilmuwan Catat 17.000 Seismik Terjadi di Gunung Berapi Bawah Laut Terbaru

Minggu, 24 Oktober 2021 - 10:21 WIB
loading...
Ilmuwan Catat 17.000...
Ilmuwan temukan gunung berapi raksasa di bawah laut dan fakta-fakta seperti yang dijelaskan Al Quran . FOTO ilustrasi/ DOK SINDOnews
A A A
LIMA - Para ilmuwan menemukan gunung berapi setinggi 2.690 kaki (820 meter) di Samudera Hindia barat, di lepas Madagaskar. Dan semenjak ditemukan ilmuwan mencatat ada 17.000 gejala seismik tak biasa yang sering terjadi gunung bawah laut tersebut.

Penemuan ini terjadi menyusul serentetan gempa bumi membingungkan yang melanda di dekat daerah yang biasanya tenang secara seismik.

BACA JUGA - Fakta Temuan Gunung Berapi Bawah Laut Terbaru seperti di Al Quran

Setelah mengumpulkan data geologi, termasuk informasi dari survei bawah laut tahun 2019 di wilayah tersebut, tim menyadari ada gunung berapi bawah laut baru sekitar 1,5 kali ketinggian One World Trade Center di New York.

"Sumber magma, reservoir, sangat dalam sekitar 34 mil (55 kilometer) di bawah tanah,” kata pemimpin peneliti studi Nathalie Feuillet, seorang ahli geosains kelautan di Paris Institute of Earth Physics (IPGP) kepada Live Sains Kamis 21 Oktober 2021.

Aktivitas seismik yang tiba-tiba ini mengejutkan, mengingat hanya dua gempa bumi yang terdeteksi di dekat Mayotte sejak 1972.
Aktivitas vulkanik terbaru berupa lapisan batu apung di laguna dekat pulau setidaknya berasal 4.000 tahun yang lalu.

Pada Juli 2018, para ilmuwan juga menyadari bahwa menurut data GPS, Mayotte bergerak ke arah timur sekitar 20 sentimeter per tahun. Pada saat itu, pulau hanya memiliki tiga atau empat stasiun GPS, sehingga para ilmuwan memasang sistem satelit navigasi global dan seismometer dasar laut di sekitar pulau untuk mempelajari lebih lanjut tentang perubahan geologis yang terjadi di sana.

Temuannya luar biasa: gabungan seismometer darat dan dasar laut menangkap 17.000 peristiwa antara Februari dan Mei 2019.

Dalam postingan tahun 2019 dia menulis tim beroperasi sepanjang waktu dan dipecah menjadi beberapa shift. Dalam waktu kurang dari 2 minggu terjadi hampir 800 gempa bumi besar (berkekuatan antara 3,5 dan 4,9).

Upaya mereka membuahkan hasil. "Kami menemukan bahwa gempa bumi ini, sebagian besar terletak di daerah yang cukup dekat dengan pulau sekitar 10 km dari pantai timur pulau dengan kedalaman antara 20 dan 50 km," tulis Feuillet.

Tampaknya pergerakan lempeng tektonik menyebabkan lava di astenosfer, lapisan atas mantel yang meleleh tepat di bawah litosfer yang kaku, bergerak ke atas. Magma ini mengalir ke atas dalam tanggul geologi, yang dapat menjelaskan gempa bumi dan letusan besar berikutnya.

Terlebih lagi, letusan ini tampaknya bukan yang pertama di dekat Mayotte. "Aliran lava besar dan kerucut di lereng atas dan Mayotte di darat menunjukkan bahwa ini telah terjadi di masa lalu," tulis para peneliti dalam penelitian tersebut.

Tim sedang memantau wilayah tersebut untuk lebih banyak gempa bumi dan aktivitas vulkanik. "Ini masih meletus," kata Feuillet. "Bukti terakhir lava di dasar laut adalah pada Januari 2021.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Gerhana Matahari Total...
Gerhana Matahari Total Terlama Abad Ini Akan Segera Terjadi
Penemuan Mengejutkan...
Penemuan Mengejutkan dari Mumi Oezti Berusia 5.000 Tahun Dibeberkan
Spesies Hewan Abadi...
Spesies Hewan Abadi Ditemukan di Dasar Laut
NASA Deteksi Sungai...
NASA Deteksi Sungai Eufrat Akan Kering Total pada Tahun 2040
Suhu Air Laut Meningkat,...
Suhu Air Laut Meningkat, Ahli Prediksi El Nino Super Bakal Terjadi
Manusia Memperlambat...
Manusia Memperlambat Putaran Rotasi Bumi, Ini Buktinya
Gempa M5,4 Guncang Sangihe...
Gempa M5,4 Guncang Sangihe Sulut Pagi Ini, Tidak Berpotensi Tsunami
Gempa M7,8 Filipina...
Gempa M7,8 Filipina Picu Tsunami di Indonesia, Alarm Zona Megathrust yang Terlupakan
Tsunami Tercatat di...
Tsunami Tercatat di 9 Wilayah Indonesia Pascagempa M7,7 di Filipina
Rekomendasi
Lewat Program Pondasi,...
Lewat Program Pondasi, Brahma Binabakti Renovasi Rumah Tak Layak di Muaro Jambi
Timnas Indonesia Gagal...
Timnas Indonesia Gagal ke Final Piala AFF U-19 Usai Dikalahkan Australia
Pesta Akbar Piala Dunia...
Pesta Akbar Piala Dunia 2026, Tiga Upacara Pembukaan Digelar
Berita Terkini
Ini Susunan Direksi...
Ini Susunan Direksi dan Komisaris Terbaru Telkomsel 2026
Kuburan Paus Terbesar...
Kuburan Paus Terbesar dalam Sejarah Ditemukan di dasar Samudra Hindia
SpaceX Siap Luncurkan...
SpaceX Siap Luncurkan Pusat Data AI di Orbit Paling Cepat Tahun 2027
Mengenal Siri AI di...
Mengenal Siri AI di WWDC 2026 dan Apa Saja Fitur Barunya?
Iran Temukan Pangkalan...
Iran Temukan Pangkalan Angkatan Laut Berusia 2.000 Tahun di Selat Hormuz
Apa Itu Siri AI Apple...
Apa Itu Siri AI Apple dan Mengapa 1,3 Miliar iPhone Tak Bisa Menjalankannya?
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved