Sistem Data Kesehatan Terintegrasi Kunci Hadapi Pandemi di ASEAN

Senin, 18 Oktober 2021 - 07:33 WIB
loading...
Sistem Data Kesehatan...
EVYD Technology bertekad menghadirkan sistem perawatan kesehatan yang tangguh dan terintegrasi dengan menghadirkan perangkat teknologi kesehatan terbaru. FOTO/ IST
A A A
JAKARTA - Pandemi COVID-19 dan munculnya varian Delta di dunia termasuk di Indonesia menyadarkan semua negara-negara di ASEAN masih ada kesenjangan dalam sistem perawatan kesehatan. Hal itulah yang mendorong EVYD Technology bertekad menghadirkan sistem perawatan kesehatan yang tangguh dan terintegrasi dengan menghadirkan perangkat teknologi kesehatan terbaru.

Chua Ming Jie, Chief Executive Officer, EVYD Technology menjelaskan munculnya COVID-19 sangat mengingatkan pada satu hal yang belum siap menghadapi pandemi, terutama dalam hal koordinasi regional, berbagi data, dan kolaborasi lintas batas. BACA JUGA - Rancang Ekosistem Kewirausahaan, Politani Pangkep Gelar Workshop

'' Konferensi Tingkat Menteri Khusus untuk Kesehatan Masyarakat Digital ASEAN dikonsep untuk memicu diskusi tentang bagaimana kita dapat membangun ketahanan kesehatan masyarakat dan mewujudkan rencana konkret ini, terutama dengan percepatan adopsi kesehatan digital di seluruh kawasan, '' tutur Chua Ming Jie kepada SINDOnews belum lama ini.

Chua Ming Jie menyoroti pelayanan kesehatan di ASEAN sangat beragam dalam banyak hal, dan ini juga berlaku untuk sistem perawatan kesehatan di ASEAN termasuk di Indonesia. Menurutnya di berbagai kabupaten di wilayah di Indonesia memiliki tingkat kesiapsiagaan pandemi yang berbeda-beda.
Sistem Data Kesehatan Terintegrasi Kunci Hadapi Pandemi di ASEAN

'' Namun, ada yang mengesankan, seperti yang paparkan oleh Menteri Kesehatan RI Budi G. Sadikin dalam panel menteri Konferensi Khusus Menteri Kesehatan Masyarakat Digital ASEAN, Indonesia memiliki kemampuan untuk beradaptasi dengan cepat terhadap situasi yang berkembang,'' tuturnya.

Chua Ming Jie menyebut pandemi COVID-19 telah mengekspos kerentanan di semua tingkat sistem perawatan kesehatan. Itu tidak mendiskriminasi usia, ras, jenis kelamin atau ekonomi. Namun dalam setiap krisis ada juga jendela kesempatan untuk refleksi dan perbaikan.

'' Pandemi telah menunjukkan kepada kita bahwa sistem kesehatan harus siap untuk masa depan, kita tidak bisa lagi mendekati melakukan perawatan kesehatan hanya dengan berfokus pada penyakit itu sendiri, tetapi kita harus bergerak menuju pembangunan sistem perawatan kesehatan terintegrasi yang berpusat pada masyarakat. Ini membutuhkan upaya kolektif dari berbagai sektor masyarakat, serta kewaspadaan masyarakat umum,'' tegasnya.

Kondisi tersebut, menurut Chua Ming Jie mendorong EVYD Technology untuk memperkuat infrastruktur pelayanan kesehatan masyarakat.

Apa yang menjadi fokus kami adalah menyatukan ketersediaan platform, data, dan solusi silo-ed untuk membantu menciptakan infrastruktur perawatan kesehatan yang mencakup pengawasan kesehatan masyarakat aktif, respons pandemi, vaksinasi, prediksi, dan simulasi - dengan fokus laser seputar interoperabilitas data, tata kelola data dan keamanan data.

'' Kami juga berkolaborasi dengan Jaringan Pusat Operasi Darurat ASEAN untuk menyediakan sistem pengawasan rumor di seluruh wilayah yang memungkinkan negara-negara anggota untuk mengikis dan memverifikasi berita dari seluruh media lokal mereka, dan platform media sosial. Ini adalah langkah maju yang besar dalam komitmen kami untuk membantu memperkuat kolaborasi regional dan berbagi data, '' tutup Chua Ming Jie
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Lewat Indonesia Tech...
Lewat Indonesia Tech Sovereignty Forum 2026, Telkom Kokohkan Fondasi Digital Nasional
Lindungi Konsumen dan...
Lindungi Konsumen dan Literasi Digital, Blibli Luncurkan JEDA
Digital Resilience Summit...
Digital Resilience Summit 2025 untuk Bangun Ekosistem Digital Tangguh
BATIC Genap Satu Dekade,...
BATIC Genap Satu Dekade, Telkom Kian Kukuhkan Jadi Penggerak Ekosistem Digital
Merajut Ekosistem Digital...
Merajut Ekosistem Digital ala Telkom, dari Koperasi Desa hingga Industri Global
Membangun Masa Depan...
Membangun Masa Depan Digital Kalimantan, Telkom Hadirkan Borneo Digital Summit 2025
5 Kapal Selam Tercanggih...
5 Kapal Selam Tercanggih ASEAN: Hebat Mana Invincible Singapura vs Nagapasa Indonesia?
6 Jet Tempur Canggih...
6 Jet Tempur Canggih yang Bakal Panaskan Langit ASEAN: F-35 Singapura hingga Rafale Indonesia
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN, Termasuk Kapal Malaysia yang Batal Miliki NSM
Rekomendasi
KPK Kembali Geledah...
KPK Kembali Geledah Rumah Silmy di Jalan Brawijaya Jaksel
Australia Sita 100.000...
Australia Sita 100.000 Kecoak Selundupan, Harganya Rp2,5 Miliar
Tiket Kereta Liburan...
Tiket Kereta Liburan Sekolah Diskon 30%, Pemesanan Mulai 6 Juni
Berita Terkini
Tragedi Bitcoin: Rp72...
Tragedi Bitcoin: Rp72 Triliun Hangus Terseret Tren Terburuk Sejak Agustus!
Kembalinya Jet Tempur...
Kembalinya Jet Tempur Dua Tempat Duduk di Era Perangan Modern
China Diam-diam Simpan...
China Diam-diam Simpan Ribuan Server di Dasar Laut, Apa Tujuannya?
Nvidia RTX Spark: Superkomputer...
Nvidia RTX Spark: Superkomputer Kemasan Sachet, Bikin Intel dan AMD Keringat Dingin
Korea Selatan Kembangkan...
Korea Selatan Kembangkan Teknologi Mesin Metana untuk Roket Luar Angkasa
Meta Luncurkan Agen...
Meta Luncurkan Agen Bisnis di WhatsApp, Instagram, dan Messenger
Infografis
Daftar Negara dengan...
Daftar Negara dengan Pengangguran Terbanyak di ASEAN, Indonesia Urutan Pertama
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved