Gelombang Panas Ekstrem Panggang Bocah Laki-Laki di Dalam Mobil
Jum'at, 15 Oktober 2021 - 06:02 WIB
loading...
A
A
A
Suhu di beberapa bagian UEA, termasuk Sweihan di al-Ain, menembus batas 50 derajat Celsius. Daerah Sweihan bahkan mengalami panas yang memecahkan rekor di awal bulan ini, ketika suhu mencapai 51,7 Celsius pada Juli lalu.
Badai matahari yang tengah mendera bumi menibulkan panas berlebih, gelombang solar yang menghantam bumi dengan kecepatan lebih dari 500 kilometer per detik atau 1,8 juta kilometer perjam.
Astronom Tony Phillips mengatakan, badai geomagnetik kelas G1 kecil yang puncaknya terjadi pada 12 Oktober 2021 ketika aliran angin matahari diperkirakan menghantam medan magnet bumi.
"Efek badai matahari timbulkan, The heat of hell alias mendekati panas Neraka. Bahan gas tersebut mengalir lebih cepat dari 500 km / s dari lubang ekuator di atmosfer matahari," katanya.
Badai matahari yang tengah mendera bumi menibulkan panas berlebih, gelombang solar yang menghantam bumi dengan kecepatan lebih dari 500 kilometer per detik atau 1,8 juta kilometer perjam.
Astronom Tony Phillips mengatakan, badai geomagnetik kelas G1 kecil yang puncaknya terjadi pada 12 Oktober 2021 ketika aliran angin matahari diperkirakan menghantam medan magnet bumi.
"Efek badai matahari timbulkan, The heat of hell alias mendekati panas Neraka. Bahan gas tersebut mengalir lebih cepat dari 500 km / s dari lubang ekuator di atmosfer matahari," katanya.
(wbs)
Lihat Juga :